MUI: Islam Kaffah Merupakan Sikap Pancasilais

Wakil Presiden KH Maruf Amin resmi membuka Kongres Umat Islam Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Pangkalpinang, Bangka Belitung, pada Rabu (26/2/2020).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa KUII VII menjadi kanal pembentukan program-program perjuangan umat Islam di Indonesia, dalam kaitannya dengan pembangunan bangsa dan negara.

Program Solutif

KH Maruf ingin mendorong agar Kongres Umat Islam VII ini dapat merumuskan rekomendasi dan program yang solutif sifatnya.

“Saya juga mengharapkan Kongres Umat Islam ini dapat menyusun strategi perjuangan umat Islam,” ujarnya.

Ketua Kongres dan juga Sekjen MUI Dr Anwar Abbas menyampaikan hasil usulan dan saran dari kongres. Diantaranya supaya ormas-ormas Islam dan elemen-elemen umat bisa dan dapat memberikan pemahaman yang baik kepada umat Islam sendiri dan pihak lain bahwa menjalankan Islam secara kaffah itu bukanlah suatu hal yang perlu dikhawatirkan.

“Karena hal itu selain dilindungi oleh konstitusi, Islam kaffah juga merupakan sikap yang Pancasilais,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima majalahnurani.com Kamis (27/2/2020).

Selain itu, dia berharap agar kongres bisa dan dapat mendorong ormas Islam yang ada menyelenggarakan program- pendidikan politik yang mencerahkan dengan mengacu kepada ajaran Islam,”

Berakhlakul Karimah

Kemudian, lanjut Anwar, juga mengacu Pancasila dan UUD 1945. Tujuannya agar Indonesia dapat dan mampu menyiapkan kader bangsa yang berkualitas serta berakhlakul karimah.

“Yang diharapkan akan dapat mengisi berbagai jabatan politik yang ada di negeri ini melalui cara yang baik, etis, berakhlak, elegan dan konstitusional,” tegasnya. 01/Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *