Pemerintah sedang mengupayakan meringankan beban warga yang terimbas wabah Corona dengan program prakerja. Pekan kemarin seleksi prakerja gelombang pertama selesai. Agendanya mulai Senin kemarin dibuka pendaftaran gelombang kedua. Namun rencana itu gagal dan tertunda sehingga pendaftaran gelombang kedua akan dibuka hari ini, Selasa (21//4). Para calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui laman www.prakerja.go.id.
Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan penundaan ini sejalan dengan mundurnya pengumuman seleksi peserta yang akan masuk pada gelombang pertama.
Dalam hal ini, Panji mengatakan kuota untuk pendaftar yang diterima pada gelombang kedua nantinya akan sama dengan gelombang pertama yaitu sebanyak 200.000 orang.
“Sampai saat ini, belum ada penambahan dari 200.000 per minggunya. Masih terus dievaluasi dan kami harus pastikan layanan tidak terkendala jika kuota ditambah,” kata Panji, Senin (20/4).
Panji mengatakan untuk peserta yang tidak lolos pada gelombang pertama, nantinya akan diseleksi lagi pada gelombang kedua tanpa melalui prosedur awal lagi.
“Jadi kami mendahulukan peserta yang telah didata dan diusulkan masing-masing kementerian sektor terdampak,” ujarnya.
Terkait dengan program ini, sebetulnya efektivitas pelatihan dalam program kartu prakerja masih disanksikan oleh serikat pekerja.
Pasalnya, ditengah wabah Covid-19 pemerintah bersikukuh tetap menyelanggarakan pelatihan meski pelatihan tersebut belum dibutuhkan oleh para korban PHK dan pekerja yang dirumahkan akibat COVID-19.
Belum lagi harga yang dipatok oleh platform mitra prakerja tersebut cukup mahal dibandingkan platform lain yang bahkan menyediakan secara gratis.
Menanggapi hal itu, dia mengatakan jenis pelatihan maupun harga yang ditetapkan sepenuhnya berada di tangan mitra penyelenggara pelatihan Kartu Pekerja.
“Ada ribuan jenis pelatihan disediakan oleh lebih dari 200 lembaga pelatihan melalui delapan mitra platform digital. Mereka bersaing untuk memberikan layanan dan produk dengan harga terbaik,” jelas Panji.
Meski dijanjikan dibuka mulai hari ini, namun hingga berita ini ditulis, pendaftaran gelombang kedua belum bisa dilakukan. ym






