Penyebaran Corona di Jawa Timur (Jatim) semakin meningkat. Bahkan sekarang angka pasien positif virus corona Covid-19 di Jawa Timur mencapai seribu lebih yakni 1.037 pasien.
Terus menaiknya angka pasien positif membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai berfikir opsi untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tingkat propinsi.
Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Emil Elistianto Dardak mengatakan bahwa segala kemungkinan bisa terjadi, sebab penyebaran virus corona berlangsung dengan cepat. Apalagi, PSBB merupakan salah satu cara untuk menekan atau memutus mata rantai penyebaran virus corona di Jawa Timur.
“Semua opsi kami pertimbangkan tiap hari. Dinamika berubah terus hari ke hari. Jadi tidak bisa kita bilang akan (PSBB) atau tidak akan menerapkan itu,”ujar Emil di Malang, Sabtu, (2/5).
Di wilayah Jawa Timur sendiri, baru Surabaya Raya yang telah menerapkan PSBB. Surabaya Raya terdiri dari Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Kemudian wilayah Malang Raya sudah mendapat lampu hijau untuk PSBB. Namun, draf PSBB belum dikirim ke Pemprov Jatim sehingga belum diteruskan ke Kemenkes RI.
“Untuk Malang Raya tiap daerah nanti perlu memaparkan kajiannya. Biasanya kita juga merujuk pada kajian epidemiologis yang dilakukan oleh tenaga medis. Seperti di Surabaya itu, Persatuan Rumah Sakit itu juga menyampaikan aspirasinya. Kita senantiasa memantau apa yang terjadi,”papar Emil. (01)






