Penyebaran Corona di Arab Saudi Menurun

Menteri Kesehatan Arab Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengatakan bahwa tingkat kematian global dari COVID-19 sepuluh kali lebih tinggi dibanding Arab Saudi.

Dalam pidato yang disiarkan televisi Arab Saudi pada Rabu, 6 Mei 2020, Rabiah mengumumkan bahwa tingkat kematian akibat virus corona di Arab Saudi sangat rendah, yaitu 0,7 persen.

“Lonjakan kasus Corona di Kerajaan adalah karena lebih banyak pengujian,” kata Al-Rabiah dilansirĀ SaudiGazette.

Dikatakan, sejak merebaknya pandemi Corona, pemerintah telah mengalokasikan ribuan tempat tidur ICU dan respirator di rumah sakit.

“Bersyukurnya, semua fasilitas itu tidak banyak digunakan untuk menangani pasien
Di mana 96 persennya tetap tidak digunakan. Untungnya, dengan Anda mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan, kami tidak akan membutuhkannya,” paparnya.

Dia mengatakan skrining massal membantu dalam deteksi dini kasus dan mencegah penyebaran infeksi. Itu juga memungkinkan perawatan dini untuk pasien sebelum kesehatan mereka dapat memburuk.

Al-Rabiah mendesak masyarakat untuk tetap waspada meskipun ada pencapaian siginifikan sejauh ini. “Kami masih berisiko dan dukungan dan kerja sama Anda dalam mengambil semua tindakan pencegahan sangat penting karena Anda adalah mitra kami dalam menghadapi pandemi ini,” tegasnya.

Arab Saudi mengkonfirmasi kasus corona di negaranya sebanyak 30.251 kasus sejak awal pandemi. Ada peningkatan yang stabil dari 1.595 kasus baru dikonfirmasi pada Selasa, 5 Mei 2020.
Sebanyak 955 pasien telah pulih dan angka kematian akibat corona di Arab Saudi yang relatif rendah berjumlah 200 kasus dengan 9 kasus kematian baru. (01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *