Press "Enter" to skip to content

Viral Surat Bebas Corona Dijual Rp 70 Ribu di E-Commerce, Begini Respon Tokopedia dan Bukalapak

 

Warganet riuh, menyusul beredarnya sejumlah e-commerce yang menawarkan surat bebas dari wabah corona atau Covid-19. Tawaran penjualan surat ini muncul di tengah maju mundur aturan mudik.

Twitter @DokterPodcast misalnya, menciut dan mengunggah penawaran surat bebas corona tersebut. Nampak dalam foto penawaran surat bebas dari virus corona diharga Rp 70.000. Tawaran tersebut, lengkap dengan nomor telepon sang penjual.

Salah satu e-commerce Tokopedia juga sempat menawarkan surat bebas wabah corona itu. Surat tersebut berasal dari salah satu rumahsakit di Tangerang Selatan. Surat sehat bebas virus corona ini dibutuhkan oleh warga yang ingin melakukan perjalanan di tengah pandemi dan larangan mudik.

Calon pemudik wajib membawa surat keterangan sehat itu ketika ingin naik pesawat hingga kereta api. Tangkapan layar toko yang menjual surat sehat bebas corona tersebut beredar luas di media sosial. Selain itu, ada sempat juga pedagang di e-commerce lain yang menawarkan surat perjalanan dinas.

Baca juga  5 TAYANGAN TV RAMADHAN DISANKSI

Dalam tangkapan layar yang beredar tersebut, untuk mendapatkan surat pernyataan bebas virus Covid-19 pembeli cukup membayar seharga Rp 70.000. Namun rupanya penawaran tersebut sudah diturunkan.

Platform Tokopedia membenarkan ada penjual nakal yang menjual surat keterangan sehat bebas COVID-19. Namun ia menyebut tidak ada transaksi di produk tersebut.
“Saat ini, kami telah menindak produk dan/atau toko yang dimaksud sesuai prosedur,” kata External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Wijaya, dalam keterangan resmi, Kamis (14/5) malam.

Menurutnya, walau Tokopedia user generated content (UGC), Tokopedia tidak pernah mendukung praktik tidak bertanggung jawab seperti itu. Dengan UGC, memungkinkan semua orang yang menggunakan Tokopedia bisa mengunggah produk secara mandiri.

Baca juga  Pasien Bohong Saat Diperiksa, Puluhan Tenaga Medis Tertular Corona

“Aksi proaktif pun terus kami lakukan untuk menjaga aktivitas dalam platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku,” lanjut Ekhel.
Sementara itu Head of Corporate Communications Bukalapak, Intan Wibisono, menyatakan mereka sudah menurunkan produk dagang berupa surat perintah perjalanan dinas (SPPD).

“Karena produk ini melanggar syarat dan ketentuan berjualan di Bukalapak, maka kami take down,” kata Intan melalui pesan singkat, Kamis.
Bukalapak melarang pedagang untuk menjual produk yang melanggar aturan hukum, baik hukum yang berlaku di Indonesia maupun kebijakan Bukalapak. Ada tim khusus untuk memantau jenis barang yang dijual di platform.

“Jadi kalau ditemukan produk seperti ini, pasti akan segera kami take down,” kata Intan
Surat keterangan bebas COVID-19 juga ditemukan di platform Shopee, namun, platform tersebut tidak memberikan keterangan hingga berita ini ditulis. ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *