Press "Enter" to skip to content

Pemerintah Ajak Masyarakat New Normal, Apa sih Maksudnya?

Beberapa hari terakhir ini kata New Normal terus digaungkan pemerintah selama masa pandemi virus Corona.

Lalu apa sih makna dari New Normal ini?

Seperti diketahui, Pemerintah terus mengajak masyarakat untuk melakukan kebiasaan hidup baru atau new normal agar terhindar dari virus Corona (COVID-19).

POLA HIDUP

New Normal, kebiasaan baru yang dimaksud yakni dengan selalu menjaga pola hidup sehat, dari mencuci tangan hingga menggunakan masker saat beraktivitas.

“Mari kita budayakan cara-cara hidup yang baru dengan melakukan pola hidup bersih sehat kemudian rajin mencuci tangan, menggunakan masker menghindari kerumunan dengan selalu menjaga jarak. Ini lah cara hidup baru, cara hidup normal yang baru yang mulai kita laksanakan saat ini,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, di BNPB, Kamis (21/5/2020).

Baca juga  Usai Kunjungi Turki, Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona

Menurut Yuri, dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih yang baru bisa menjadi modal utama agar tak terinfeksi virus Corona. Dia mengatakan tidak ada alasan untuk tidak melakukan kebiasaan hidup baru, mengingat hal tersebut merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan saat ini.

“Kebiasaan-kebiasaan baru inilah yang menjadi modal utama kita agar tidak terinfeksi COVID-19. Inilah yang harus menjadi kebiasaan baru di hidup kita. Inilah yang kemudian bisa menjadi sesuatu yang harus kita laksanakan, kita tidak punya alasan lagi untuk kemudian tidak melakukan ini. Karena ini cara agar kita aman dari COVID-19,” sambungnya.

MENGHINDARI VIRUS

Kebiasaan baru atau kehidupan new normal ini sangat penting untuk dilakukan sekarang, mengingat belum ada vaksin untuk menangkal virus Corona.

Baca juga  Menabung 5 Ribu Per Hari, Penjual Rujak Pergi Haji

“Ini menjadi penting karena kita sadari bahwa COVID-19 sampai dengan saat ini masih belum diketemukan vaksinnya. Para ahli sedang bekerja keras untuk menemukan ini,” ucapnya.

Pemerintah, kata Yuri, tidak bisa memberikan kekebalan buatan. Untuk itu, dia menegaskan, salah satu cara dengan mengubah pola hidup untuk menghindari virus Corona.

“Oleh karena itu, tidak mungkin kita bisa memberikan kekebalan secara buatan manakala suatu penyakit belum kita temukan vaksinnya. Oleh karena itu, kita hindari jangan sampai terinfeksi,” tandasnya. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *