Press "Enter" to skip to content

Klaster Baru Corona, Pasar Kobong Semarang Ditutup

Pemerintah Semarang memastikan Pasar Rejomulyo atau Pasar Kobong, menjadi klaster baru.

Adanya klaster baru virus Corona ini setelah ditemukannya pedagang dan pembeli positifvirus Corona (COVID-19).

DISTERILKAN

Perwakilan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Semarang, Fravarta Sadman langsung menutup pasar tersebut mulai hari ini, Sabtu (23/5/2020).

“Kita tutup sementara mulai besok pagi selama 6 hari, karena akan kita sterilkan, akan kita semprot disinfektan beberapa kali nanti. Sehingga ketika mereka masuk lagi nanti insyaallah kondisinya sudah steril,” kata Fravarta Jumat malam (22/5/2020).

TIGA POSITIF

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam menjelaskan awal mula Pasar Kobong menjadi klaster penyebaran. Yaitu ditemukannya tiga orang dari Pasar Kobong yang dirawat karena positif Corona dan satu orang positif yang meninggal dunia.

Baca juga  ODP dan PDP Corona Boleh Tidak Puasa Ramadhan

“DKK (dinas kesehatan) Kabupaten Demak mereka mengadakan rapid test di pasar ikan di Sayung, ada reaktif lima, kalau tidak dicegah banyak yang tertular COVID. Jadi dari kasus dahulu dan sekarang ditemukan jumlah sekitar 26,” jelasnya.

Untuk diketahui, klaster dari pasar menjadi salah satu pertimbangan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi untuk memperpanjang masa pembatasan kegiatan masyarakat (PMK) selama 14 hari.01/ Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *