Press "Enter" to skip to content

Innalillahi, Seorang Bayi Terpapar Corona Meninggal Dunia

Seorang bayi berumur 1,3 tahun nyawanya tak terselamatkan usai terapar Corona. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), merilis 13 kasus baru, Rabu (27/5). Dari 13 kasus baru itu, satu merupakan bayi berusia 1,3 tahun yang tak bisa terselamatkan.


Bayi korban jiwa Covid-19 ini dinyatakan sebagai kasus nomor 98 di Batam. Bayi perempuan berinisial KDS itu awal mulanya mengalami demam disertai kejang dan diare. Ia kemudian dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta pada 22 Mei lalu oleh ibunya. Berdasarkan kondisi tersebut, ia menjalani perawatan secara intensif di ruang isolasi.


Kondisi sang bayi yang berdomisili di kawasan Perumahan Kampung Seraya, Batu Ampar, itu semakin memburuk keesokan harinya.
Kala itu, ia mengalami kejang dan kesadarannya menurun. Tim dokter kemudian berupa melakukan pertolongan secara optimal dengan tindakan RJP.

Baca juga  MUI Imbau Masyarakat Berpolitik Santun


“Namun, pada jam 08.40 WIB tanggal 23 Mei, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan kesimpulan terkonfirmasi positif,” kata HM Rudi selalu Ketua Gugus Tugas, Rabu (27/5).
Jenazah bayi tersebut telah dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid-19 meski hasil swab belum keluar kala itu. “Saat meninggal kan statusnya PDP, sehingga kami makamkan secara protokol covid-19,” kata Rudi. ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *