Press "Enter" to skip to content

Selama Pandemi, Kemenkes Imbau Perusahan Memantau Kesehatan Karyawan

Kementerian kesehatan (Kemenkes) mengimbau agar perusahaan proaktif memantau kondisi kesehatan para pekerjanya selama masa pandemi COVID-19.

TEMPAT KERJA

Imbauan itu telah diterbitkan untuk mencegah dan mengendalikan virus Corona (COVID-19) di tempat kerja.

Panduan itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Panduan itu juga mengatur mengenai protokol kesehatan yang harus dilakukan perusahaan utamanya di era new normal.

“Tempat kerja harus juga melakukan pemantauan kesehatan pekerjanya secara proaktif dan rutin. Nah tadi yang dikatakan, dia harus melihat ada nggak yang demam, adakah yang flu atau adakah yang juga kok sering nggak masuk,” kata Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes, Kartini Rustandi Gedung BNPB, Jumat (29/5/2020).

Baca juga  Untuk Zona Rawan Corona, MUI Imbau Shalat Idul Adha di Rumah

LINGKUNGAN BERSIH

Kartini memaparkan, beberapa peran dasar perusahaan dalam menjalankan usaha selama pandemi COVID-19 masih berlangsung. Dia mengimbau agar pengelola perusahaan benar-benar menyiapkan kondisi lingkungan kerja yang bersih, aman, dan tetap menjaga jarak.

“Masing-masing tempat kerja harus menyusun SOP atau protokol yang lebih membumi lagi sesuai dengan kondisi tempat kerja,” ujar Kartini.

KORDINASI

Perusahaan juga dapat memantau kepatuhan karyawan terkait protokol kesehatan. Dia juga meminta perusahaan agar selalu mengikuti perkembangan kasus COVID-19.

“Tempat kerja harus memantau implementasi upaya pencegahan. Jadi bener nggak di pakai maskernya, bener nggak menjaga jarak. Nah ini harus terus menerus dilakukan dan harus mengikuti perkembangan informasi tentang COVID-19 karena ini kan perkembangan yang terus menerus,” sambungnya.

Baca juga  Siskopatuh Kalah di PTUN, Kemenag akan Pelajari Putusan Hakim

Kartini pun mengingatkan agar perusahaan terus melakukan koordinasi ke Dinas Kesehatan atau Tim Gugus Tugas Penangan COVID-19 di daerah setempat. Pengelola perusahaan, juga harus selalu mengetahui lokasi kerjanya berada di zona merah, kuning, atau hijau.

“Kan sudah ada website khusus untuk mengetahui bagaimana lokasi kabupatennya, lokasi provinsinya, bahkan lokasi Kecamatan nya. Itu memang tempat kerja perlu juga mengetahui, dan tadi saya katakan perlu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan sehingga dia tahu persis wilayah saya itu kondisinya seperti apa,” tandasnya.01/ Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *