Wakil Ketua Komisi V DPR Nurhayati Monoarfa menanggapi soal larangan ojek online atau konvensional membawa penumpang.
Dia mendukung karena keputusan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk melarang Ojek Konvensional dan Ojek Online (Ojol) sudah bijaksana.
“Kendaraan roda dua sebaiknya tidak mengangkut penumpang itu keputusan yg bijaksana,” tuturnya, Sabtu (30/5/2020).
MENCEGAH PENYEBARAN CORONA
Nurhayati mengatakan, Indonesia belum kembali pada kondisi sebelum virus corona menyebar di Indonesia, sehingga pelarangan ojek mengangkut penumpang dilihat sebagai cara mencegah virus menyebar.
Aspek kesehatan penduduk, tegasnya, harus jadi prioritas utama ketimbang penyelamatan aspek ekonomi.
“Itu juga demi menjaga kesehatan para ojek,” sambungnya.
TUMPANG TINDIH
Bagi Nurhayati tak ada aturan yang tumpang tindih antara Keputusan Menteri Dalam Negeri dengan Kementerian Peehubungan terkait Ojol tersebut.
Ia menyatakan aturan Kemenhub mengatur secara nasional, sementara aturan yang dikeluarkan oleh Tito sebagai panduan kepada para kepala daerah untuk mematuhi aturan yang ditetapkan Kemenhub.
“Tak ada overlaping aturan,” jelas dia.01/ Bagus






