Press "Enter" to skip to content

Soal Mobil PCR, PDI Perjuangan Minta Khofifah Bijak Melihat Skala Prioritas

Sekretaris PDI Perjuangan Hasto Kristianto merespons viralnya kemarahan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani lantaran tidak kunjung mendapatkan dua mobil test virus corona dengan metode PCR yang berasal dari bantuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional.

KEPENTINGAN RAKYAT

Hasto pun meminta agar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan pihak Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dapat lebih bijak dan melihat skala prioritas dalam mengambil kebijakan penanganan virus corona (Covid-19) di wilayahnya.

“PDI Perjuangan berharap agar Gubernur dan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dapat lebih bijak dan mampu melihat skala prioritas atas setiap kebijakannya dengan memerhatikan kepentingan rakyat, tanpa perlu menghadirkan rivalitas politik yang tidak perlu, dan harus menghindari ego kepemimpinan,” kata Hasto dalam keterangan resminya, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga  Update Positif Corona 13 September: Bertambah 3.636, Total 218.382 Orang

Hasto menyayangkan bila bantuan dua mobil laboratorium dari BNPB untuk Kota Surabaya dipindahkan tanpa mempertimbangkan skala prioritas. Terlebih lagi, Surabaya saat ini menjadi salah satu kota dengan angka penularan virus corona yang cukup signifikan di Jawa Timur.

SANGAT DISAYANGKAN

Hasto menyatakan Kota Surabaya saat ini memiliki  beberapa rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Jawa Timur yang membutuhkan perhatian lebih.

“Sangatlah disayangkan jika bantuan dua mobil laboratorium dari BNPB untuk Kota Surabaya dipindahkan tanpa mempertimbangkan skala prioritas dan aspek strategis di dalam pencegahan Covid-19 di Kota Pahlawan tersebut,” kata Hasto.

Hasto pun meminta agar seluruh kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan wajib mengedepankan kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan tak boleh ada diskriminasi, baik  pilihan politik juga sentimen SARA dalam mengambil kebijakan. 

Baca juga  Gara-gara Ini Habib Bahar bisa Masuk Penjara lagi

Hasto mengaku menginstruksikan kepada seluruh  struktur Partai, kepala daerah hingga Pimpinan DPRD dari PDIP wajib mengeluarkan kebijakan yang berpihak pada penanganan Covid-19. 

Diantaranya melalui kebijakan relokasi anggaran, memberikan bantuan jamu dan obat-obatan, alat pelindung diri, dan juga mendorong gerakan menanaman tanaman yang bisa di makan. 

“Dalam situasi yang tidak mudah seperti ini, musyawarah, gotong royong, kemanusiaan, serta keberpihakan bagi rakyat harus di kedepankan,” tegasnya. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *