Press "Enter" to skip to content

DMI-MUI Beda Fatwa Sholat Jumat, Kemenag: Dua-duanya Solusi

Kementerian Agama menyerahkan kepada umat Islam soal tuntunan pelaksanaan sholat jumat di era new normal.

Hal ini dituturkan Kemenag setelah adanya fatwa berbeda dari Dewan Masjid Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

KEMUDAHAN

Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin

Kamaruddin menilai kedua fatwa tersebut memang bisa membingungkan. Namun, di sisi lain justru menjadi solusi kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan pelaksanaan Ibadah Salat Jumat.

“Fatwa dua-duanya bisa jadi solusi juga buat masyarakat. Jadi bisa ngikuti fatwa MUI pusat atau MUI DKI, kan sama-sama ulama juga,” kata Kamaruddin Rabu (3/6/2020).

Kamaruddin sendiri menghormati kedua fatwa yang dikeluarkan para ulama mengenai pelaksanaan Salat Jumat meski berbeda satu sama lain.

Baca juga  Mendag Sita 300 Ton Gula dari Distributor Nakal

KEWENANGAN MUI

Kamaruddin mencontohkan Maklumat Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyatakan pelaksanaan Salat Jumat dibagi 2 gelombang. Tak hanya itu, ia juga mencontohkan pelaksanaan Salat Jumat di Kota London, Inggris ada yang dibagi sampai 3 gelombang karena jumlah jemaah yang lebih banyak ketimbang kapasitas masjid.

“Jadi masyarakat bisa saja memilih kan, yang mana kira-kira memungkinkan,” kata Kamaruddin.

Meski demikian, Kamaruddin menegaskan Kemenag tak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan fatwa sendiri soal pelaksanaan Salat Jumat saat fase New Normal. Ia menyatakan fatwa tersebut merupakan kewenangan MUI.

Ia hanya menegaskan kembali bahwa kedua fatwa tersebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat melaksanakan ibadah di tengah pandemi virus corona saat ini.

Baca juga  Putus Rantai Penularan, Pemerintah Minta Masyarakat Patuh Disiplin

“Jadi sekali lagi, Kemenag bukan ranahnya memberi pendapat masalah itu, karena itu ranahnya MUI,” tandasnya. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *