Press "Enter" to skip to content

Juli-September, Kementerian ESDM Pastikan Tarif Listrik Tak Naik

Tarif listrik untuk 13 pelanggan non subsidi per 1 Juli hingga 30 September 2020 tidak naik.
Besaran tarifnya sama dengan tarif yang berlaku sejak 2017. Kebijakan sama juga berlaku untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi.

“Begitupun yang subsidi, beberapa golongan bahkan diberikan keringanan sebagai jaring pengaman sektor energi di masa pandemi, bagi rumah tangga 450 VA dan 900 VA tidak mampu, serta pelanggan bisnis 450 VA dan industri 450 VA,” kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, saat memberikan   keterangan pers, Kamis (4/6/2020).

NON SUBSIDI

Agung mengungkapkan, tarif listrik pelanggan non subsidi untuk pelanggan Tegangan Rendah (TR) seperti pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 sampai 5.500 VA, pelanggan bisnis daya 6.600 sampai 200 kVA, pelanggan pemerintah daya 6.600 sampai 200 kVA keatas, dan penerangan jalan umum tidak naik atau tetap sebesar Rp1.467 per kWh. Sedangkan khusus untuk pelanggan rumah tangga 900 VA-RTM, tarifnya tidak naik atau tetap sebesar Rp1.352 per kWh.

Baca juga  Muslim Cyber Army Melanggar Syariat Islam

Kemudian, pelanggan Tegangan Menengah (TM) seperti pelanggan bisnis, industri, pemerintah dengan daya lebih dari 200 kVA, dan layanan khusus, besaran tarifnya sebesar Rp1.115 per kWh. Sementara, bagi pelanggan Tegangan Tinggi (TT) yang digunakan industri daya lebih dari sama dengan 30 ribu kVA ke atas, tarif juga tidak mengalami perubahan, yaitu Rp 997 per kWh.

DISKON TARIF

Pemerintah tetap memberikan subsidi kepada 25 golongan pelanggan, termasuk di dalamnya pelanggan yang peruntukan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bisnis kecil, industri kecil, dan kegiatan sosial.

“Pemerintah juga memberikan perlindungan sosial atas dampak COVID-19 melalui pemberian diskon tarif tenaga listrik untuk rumah tangga 450 VA dan 900 VA, serta pelanggan bisnis 450 VA dan industri 450 VA,” tegasnya.

Baca juga  Overload, Jatim Bikin Rumah Sakit Darurat Corona

Kementerian ESDM juga meminta PT PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan efisiensi di segala bidang dengan membentuk gugus tugas-gugus tugas yang bertanggung jawab di sektor masing-masing dengan target waktu yang ditentukan manajemen serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif agar market bisa tumbuh berkembang pesat untuk jangka panjang.01/ Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *