Press "Enter" to skip to content

Kronologi Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP Corona dari Rumah Sakit

Diduga tidak bersedia anggota keluarganya yang meninggal dunia dimakamkan secara protokol jenazah Corona, satu keluarga di Makassar ambil paksa jenazah dari rumah sakit. Sebelumnya pasien itu berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19).


Keluarga jenazah tersebut lantas mengambil paksa jenazah di Rumah Sakit Dadi, Jalan Lanto Daeng, Pasewang, Makasar dan langsung membawa pulang jenazah karena tidak bersedia dikuburkan dengan protokol Covid-19 setelah berstatus sebagai PDP.

Berawal pada Kamis (4/6), pukul 15.00 Wita, sekitar tujuh orang menerobos masuk ke ruang Intensive Care Unit (ICU). Mereka masuk ke ruang ICU, ramai-ramai mengangkat pasien yang telah meninggal dunia itu dari ranjang ICU. Pihak keluarga kemudian membopong jenazah yang hanya terbungkus kain sarung.

Baca juga  Awal Ramadhan Beda atau Sama? 

MENJADI VIRAL
Tidak terlihat petugas rumah sakit yang mencoba menghalangi tindakan tersebut. Kejadian ini terekam CCTV dan viral di media sosial. Humas RS Dadi, Yunus Acong yang dikonfirmasi, Kamis, (4/6) membenarkan peristiwa itu terjadi di RS Dadi.


“Mereka (keluarga) langsung menerobos masuk ruang ICU dan mengambil jenazah sebelum sempat dilakukan pemulasaran jenazah. Juga tidak sempat diambil tes swab,” kata Yunus.


Dia mengungkapkan bahwa Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan terlambat datang lokasi. Begitu tiba di lokasi, petugas keamanan juga kalah jumlah. Yunus mengaku ikut menghalangi keluarga yang akan membawa paksa jenazah tersebut.

“Terbatas petugas di ruang ICU karena untuk ruang ICU memang begitu protapnya. Saya, sekuriti dan tenaga kesehatan lainnya sempat berusaha menahan di depan pintu tapi mereka lebih banyak, puluhan orang. Akhirnya jenazah itu dibawa pergi,” katanya.

Baca juga  MUI Ajak Malaysia Bentuk Ikatan Dai Serumpun

PETUGAS TERLAMBAT
Keterlambatan petugas datang ke lokasi karena sebelumnya harus melayani pasien lain yang juga meninggal. Saat tiba dilokasi, jenazah sudah dibawa keluarga di pinggir jalan
Yunus mengatakan jenazah yang dibawa paksa tersebut adalah warga Makassar. Awalnya pasien dirawat di RS Akademis, Senin (1/6). Keesokan harinya, Selasa (2/6) pukul 21.00 Wita dirujuk ke RS Dadi dengan status PDP Covid-1 sebelum meninggal dunia kemarin.
Tidak lama setelah dinyatakan meninggal dunia, keluarganya langsung menyerobot masuk ruang ICU mengambil jenazah,” kata Yunus Acong. ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *