Press "Enter" to skip to content

Sekeluarga Meninggal Karena Corona, Pemkot Surabaya Prioritaskan Rapid Tes di Gubeng Kertajaya

Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser mengaku bahwa Pemkot memprioritaskan Rapid tes dan swab di Gubeng Kertajaya IX Surabaya.

REAKTIF

Menurutnya ini dilakukan menyusul adanya satu keluarga yang meninggal di Gubeng Kertajaya IX diduga terinfeksi virus Corona.

“Kita lakukan percepatan pemeriksaan di situ (Gubeng Kertajaya IX) untuk memutus mata rantai penularan,” ujar Fikser, Jumat (6/5/2020).

Kemarin, kata Fikser, sebanyak 69 warga di gang tersebut dirapid test. Hasilnya, 5 warga reaktif.

“Saat ini ada yang sudah di bawa ke hotel ada yang diisolasi di rumah,” ujar Fikser.

Sebelumnya diketahui satu keluaga meninggal diduga karena corona. Keluarga yang meninggal terdiri dari suami, istri, dan anak. Janin yang turut meninggal dikandung oleh sang anak. Keluarga tersebut beralamat di Jalan Gubeng Kertajaya IX Surabaya.

Baca juga  Miris, Tukang Cukur Ini Tularkan Corona ke 91 Pelanggannya

HASIL TES SWAB

Anak bungsu keluarga yang berinisial DW mengaku keluarganya yang meninggal tak semuanya karena COVID-19. Yang dipastikan meninggal karena COVID-19 adalah kakaknya. Sementara kedua orang tuanya dalam status PDP saat meninggal.

“Kalau kabar positif COVID-19 keluarga saya, nggak benar. Hanya Kakak yang meninggal dinyatakan positif COVID-19 karena sudah di-swab. Kalau Mama dan Papa berstatus PDP,” kata DW.

Dia menjelaskan, orang tuanya baru rapid test dan reaktif, tapi belum swab.

“Kalau Kakak memang sudah di-swab dan dinyatakan positif. Kakak saya meninggal bersama janinnya, ya yang dimaksud keponakan itu bayi di kandungan Kakak. Karena Kakak posisi hamil 8 bulan,” terangnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *