Press "Enter" to skip to content

Nekat Jemput Paksa Jenazah PDP Corona, Lima Orang Reaktif

Kasus penjemputan jenazah secara paksa di Makassar berbuntut panjang. Selain berbuntut hukum, lima dari 33 orang dinyatakan reaktif virus Corona setelah menjalani rapid test.
“Semua diperiksa rapid test dan hasilnya lima orang yang reaktif,” kata Kepala Bidang Humbungan Masyarakat Polda Sulawesi Selatan Kombes Ibrahim Tompo, Rabu (10/6).

ISOLASI DI HOTEL
Ibrahim mengatakan lima orang tersebut masih berstatus sebagai saksi dalam kasus penjemputan paksa pasien Covid-19. Mereka pun menjalani proses isolasi di sebuah hotel, Jalan Perintis, Makassar.
Ia menyebut pihaknya mengembangkan kasus penjemputan paksa jenazah Covid-19 ini. Selain itu, proses penyelidikan terhadap para pelaku yang diamankan juga masih terus berjalan.

Baca juga  9 Karyawan Positif Corona, Pabrik Rokok di Sumenep Tutup

12 ORANG TERSANGKA
Sejauh ini, polisi telah menetapkan 12 orang sebagai tersangka. Mereka melakukan aksi penjemputan paksa jenazah Covid-19 di beberapa rumah sakit, yakni RS Dadi Makassar, RS Stella Maris, RS Labuang Baji, dan RS Bhayangkara. Mereka dijerat Pasal 214, Pasal 335, Pasal 207 KUHP dan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan, dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara. ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *