Press "Enter" to skip to content

Mendikbud Buka Kembali Sekolah di Zona Hijau, Berlakukan Shif, Dilarang ke Kantin

Akhirnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim akan membuka kemabli sekolah di daerah zona hijau atau zona aman dari Corona pada tahun ajaran baru 2020/2021. Rencananya ajaran baru itu dimulai pada bulan Juli dan Agustus.


Namun demikian ada sejumlah syarat, kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak bisa langsung diterapkan seperti dahulu. Ada pembatasan demi menghindari penularan virus corona (Covid-19).


“Jika dia (sekolah) mulai pembelajaran tatap buka, tidak bisa normal dulu. Dua bulan pertama ada beberapa restriksi,” ujarnya melalui konferensi video, Senin (15/6).


Restriksi pertama, sekolah harus mengurangi jumlah siswa dalam satu kelas. Saat sekolah dibuka, Nadiem membatasi jumlah siswa 18 orang per kelas. Artinya jumlah siswa dipangkas setengahnya. Pada keadaan normal jumlah rata-rata siswa bisa 28 sampai 30 orang per kelas. Otomatis, sekolah harus menerapkan pembelajaran dengan sif atau pembagian jadwal masuk.

Baca juga  Update Corona 7 Mei: Bertambah 338, Positif Corona 12.776 Orang


“Kami berikan kebebasan unit pendidikan [menerapkan] seperti apa [metode] shifting. Mau per hari, per minggu, per angkatan kelas,” kata Nadiem.


Kemudian, Nadiem menekankan siswa hanya boleh beraktivitas di dalam kelas ketika bersekolah. Jam istirahat di kantin, ekstrakurikuler, maupun aktivitas di luar kelas tidak boleh dilakukan.


Hal itu perlu diterapkan agar tidak ada perkumpulan antara siswa di satu kelas dengan kelas lain. Siswa hanya datang ke kelas dan langsung pulang setelah selesai belajar. Selanjutnya ia melarang siswa dan guru yang sakit datang ke sekolah. Termasuk sakit flu maupun memiliki penyakit komorbid atau penyerta.


Harus dibarengi pula dengan penerapan protokol kesehatan mulai dari menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan, sampai pemeriksaan suhu di sekolah. Ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *