Press "Enter" to skip to content

Belajar Dari Rumah Terkendala Kuota Internet, Begini Usulan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada kesulitan terkait akses jaringan internet dalam penerapan Belajar Dari Rumah. Itu terjadi tak hanya di wilayah Indonesia bagian timur seperti Papua, namun juga terjadi di wilayah yang dekat dengan ibu kota. Misalnya di Kota Bogor tercatat 11 persen tidak terlayani secara daring.

Oleh karena itu KPAI merekomendasikan agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggratiskan internet pada jam belajar untuk siswa yang melakukan kegiatan belajar dari rumah.

INTERNET GRATIS

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan ada sejumlah rekomendasi yang diajukan pihaknya setelah melakukan sejumlah survei, baik kepada orang tua siswa, para murid, hingga guru.

Baca juga  DPR Sampaikan Empat Poin Evaluasi Haji

Salah satu rekomendasi itu berkaitan dengan kuota internet yang dinilai paling merugikan dan menjadi salah satu kendala utama dalam proses belajar dari rumah

“Menggratiskan internet. Ini kepada pemerintah pusat yah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi yah,” kata Retno saat menggelar RDPU Panja Pembelajaran Jarak Jauh dengan Komisi X DPR melalui daring, Kamis (25/6).

BERHARAP PRESIDEN

Ia menyarankan penggratisan internet ini tak dilakukan sepanjang waktu. Namun, itu disesuaian dengan jam belajar siswa, pada senin sampai jumat, pada jam belajar. Mungkin jamnya, Durasi 5 sampai 6 jam sehari. Ia pun berharap wacana internet gratis ini bisa disampaikan kepada Presiden Joko Widodo melalui rapat terbatas agar bisa segera direalisasikan.

Baca juga  Bima Arya: Tubuh Sehat Bugar Tak Menjamin Bebas Corona

“Karena kami mendukungnya. Karena ini [soal kuota internet] jadi masalah juga,” kata dia.

Ia mencontohkannya dengan keluarga dengan lebih satu anak yang belajar di rumah. Para orang tua, kata dia, harus menanggung biaya kuota internet yang semakin meningkat. Padahal, banyak warga yang perekonomiannya terdampak Covid-19.

“Misalnya, ada yang punya anak tiga. Tiga-tiganya gunakan kuota. Mereka kemudian jadi sulit untuk membeli kuota, karena mau makan saja sulit,” kata dia. Ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *