Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui tak ada yang bisa memprediksi akhir dari pandemi virus corona (Covid-19). Akan tetapi, dia mengingatkan pernah ada pandemi yang berlangsung selama 43 tahun di masa silam.
“Wabah the modern plague kurang lebih 10 juta kematian dan berlangsung 43 tahun, 1860-1903,” cerita Wiku saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Pandemi virus corona sejauh ini telah menyebabkan 693.713 orang meninggal dunia di berbagai belahan dunia. Ada 18.278.448 orang di muka bumi yang positif terinfeksi.
Menurut Wiku, ketimbang bertanya kapan pandemi akibat corona berakhir, lebih baik masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker hingga rajin mencuci tangan.
“Jangan tanyakan kapan pandemi akan Berakhir, tapi tanyakan pada diri kita kapan bisa disiplin pakai masker jaga jarak dan cuci tangan,” katanya.
FLU SPANYOL
Wiku juga menjelaskan beberapa wabah lain yang pernah terjadi di masa lalu. Durasi dan jumlah kematian akibat pandemi berbeda-beda.
Misalnya, pandemi Black Death yang berlangsung selama 16 tahun pada tahun 1334-1350. Jumlah kematian mencapai 30 hingga 50 juta jiwa.
Ada pula pandemi yang cenderung singkat, yakni Russian Flu yang berlangsung hanya selama setahun pada 1889-1890. Angka kematian kurang lebih mencapai 1 juta jiwa.
Flu Spanyol termasuk wabah yang mengakibatkan banyak korban jiwa. Ada 50-100 juta orang meninggal dunia akibat wabah tersebut yang berlangsung pada tahun 1918-1919.
“Dari sejarah pandemi, lama waktu wabah cukup bervariasi tergantung sumber wabah,” terang Wiku. Bagus












