Terobosan terbaru dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang segera meluncurkan platform pendaftaran haji secara digital pada 2021. Anggota BPKH, Iskandar Zulkarnain mengatakan akan ada tiga bank yang pertama bergabung dalam platform tersebut.
“Pertama kita coba dulu tiga bank syariah BUMN untuk ada dalam satu platform daftar haji secara digital,” katanya, Jumat (4/12).
Platform tersebut akan menyediakan layanan pembukaan tabungan haji beserta dengan fasilitas penyetoran dana awal Rp 25 juta. Platform juga terhubung dengan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama sehingga bisa langsung mendapatkan porsi haji.
Iskandar mengatakan ini merupakan kemudahan bagi masyarakat agar bisa mendaftar haji hanya melalui ponsel saja, tidak perlu datang ke cabang bank maupun kantor Kemenag. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan platform tersebut, khususnya generasi muda.
BPKH konsisten menggencarkan kampanye Haji Muda sebagai upaya mengajak masyarakat mendaftar haji sedini mungkin. Mengingat masa tunggu haji telah mencapai rata-rata 20 tahun. Sehingga diharapkan umat Muslim bisa menunaikan ibadah haji saat usia prima.
“Karena sekarang jamaah haji risiko tinggi yang usianya sudah tua semakin banyak, kami harap yang muda bisa menyegerakan,” katanya. Ym







