by

Siswa Smamda Surabaya Serahkan Bantuan Rp 17 Juta ke Tim Pemulasaran Jenazah dan Nakes

Siswa SMA Muhammadiyah Dua (Smamda) Surabaya menyerahkan bantuan paket bahan pokok senilai Rp 17 Juta. Bantuan yang diserahkan untuk tim pemulasaran jenazah Muhammadiyah Covid19 Command Center (MCC) yakni sebesar Rp 5 Juta, sedangkan sisanya untuk tenaga kesehatan (nakes).

Adalah Nashwa Zahfarina Nabhan, siswa Smamda kelas XI IPS yang menyerahkan langsung di Keputih Surabaya dan RS Unair.

“Jadi ini hasil penggalangan dana selama 4 hari dari seluruh siswa yang mengikuti kegiatan Fortasi,” ungkapnya Senin (9/8).

Nashwa mengaku prihatin lantaran pasien Covid-19 banyak yang meninggal. Atas dasar itulah Nashwa akhirnya menggagas menggalang donasi untuk tim nakes. Pasalnya dia melihat betapa kerja keras dari tim pemulasaran dan nakes Muhammadiyah.

Baca juga  Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021, Ada Empat Poin Sasaran Utama

“Ada 27 paket yang kita serahkan. Bentuknya susu dan madu botolan,” sambungnya.

Kegiatan donasi yang dinamakan Charity Event ini merupakan acara amal yang merupakan program kegiatan yang dilakukan PR IPM Smamda. Sesuai namanya, seluruh rangkaian acara dari Charity Event merupakan kegiatan untuk menggalang donasi yang berupa uang yang nantinya akan di salurkan pada pihak ynag membutuhkan.

“Pada masa pandemi seperti ini sebagian donasi kami berikan berupa suplemen yang kita berikan kepada TIM Pemulasaran Jenazah MCCC (Muhammadiyah Covid-19 Command Center), dan sebagian lagi kami salurkan kepada tim tenaga medis di salah satu rumah sakit yang menangani Covid-19,” jelas dia.

KEPEKAAN SOSIAL

Baca juga  Prihatin Kondisi Korban Pelecehan Seksual, Wabup Mojokerto Gus Barra Beri Uang Tunai dan 10 Karung Beras

Kepala Smamda H Astajab MM yang didampingi Humas Smamda Tanti Puspitorini, menjelaskan kegiatan Charity ini memang untuk menumbuhkan kepekaan sosial siswa.

“Membantu nakes, kemudian membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi,” kata Astajab.

Dia membenarkan bahwa hasil donasi tersebut merupakan penggalangan dana dari pengurus Ikatan Pelajar Muhammafiyah (IPM).

Astajab bersyukur lantaran siswanya memiliki kepekaan sosial yang tinggi di masa pandemi ini.

“Kita mengapresiasinya. Alhamdulillah kepekaan siswa terhadap kegiatan sosial tumbuh. Kami harap ini menjadi inspirasi bagi siswa lain,” pungkas dia. Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed