by

Polres Mojokerto Bekuk Pelaku Curanmor Jaringan Antar Daerah, Motor Curian Dijual Rp 3 Juta

Tim Satya Haprabu dan Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berhasil melakukan pengungkapan kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) antar kabupaten dengan pelaku bernama Buasil alias Iwan (42) warga Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Dalam rilis kepada awak media, Jumat (13/08) di Mapolres Mojokerto, pelaku beserta beberapa sepeda motor hasil curian dihadirkan. Juga terdapat beberapa barang bukti lainnya seperti kunci Letter T yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya, beberapa unit Handphone, serta 10 unit plat nomor yang diduga hasil dari pencurian motor.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan pelaku diamankan di daerah kecamatan Mojosari. Ketika dilakukan interogasi, pelaku menjalankan aksinya bersama tersangka lain bernama Rohman yang berperan sebagai pemantau. Setelah mendapatkan hasil motor curian, selanjutnya motor tersebut dijual kepada pelaku lain bernama Sundari. Rohman dan Sundari bertempat tinggal di Kecamatan lekok, Kabupaten Pasuruan. Namun ketika hendak ditangkap, tersangka Rohman dan Sundari melarikan diri. Rohman dan Sundari telah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).

Baca juga  Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021, Ada Empat Poin Sasaran Utama
Barang Bukti motor dhasil curian yang diamankan

“Dari identifikasi yang kami dapatkan, kami melakukan penangkapan saudara Iwan di Mojosari, Iwan kami amankan, kemudian dikembangkan pada satu tersangka lainnya bersama Rohman yang beralamat di kecamatan lekok, Kabupaten Pasuruan. Dari proses penangkapan, saudara Rohman sudah mencium keberangkatan anggota kepolisian dan akhirnya melarikan diri,” ujar Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander.

Dijelaskan AKBP Dony Alexander lebih lanjut, dari tempat tinggal Sundari berhasil diamankan lima unit kendaraan 5 motor. Dari lima kendaraan ini, beberapa unit motor teridentifikasi, antara lain satu unit Honda Scoopy tahun 2019 dengan Nopol S 5245 NAF yang merupakan barang bukti hasil pencurian di TKP (Tempat Kejadian Perkara) halaman parkir Alfamart jl Segunung Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto yang terjadi pada 26 Juli 2021. Selanjutnya motor hasil curian yang sudah teridentifikasi tersebut dikembalikan oleh Polres Mojokerto kepada pemilik motor.

Baca juga  Update Corona 19 September 2021: Kasus Baru Bertambah 2.234, Kematian 145 Orang

“Kami akan mengembalikan kendaraan ini kepada korban, ini sebagai wujud komitmen kami sesuai atensi dari bapak Kapolda Jatim untuk tetap memberikan pelayanan dan tetap menjalankan tugas pokok Polri, selain mendukung percepatan penanganan covid -19 kami juga tetap melakukan penekanan memberikan rasa aman, tentram dan nyaman kepada seluruh masyarakat kabupaten Mojokerto,” jelasnya.

Masih kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, tersangka Iwan dan Rohman merupakan pemain antar kabupaten. Antara lain melakukan pencurian di Mojokerto, Pasuruan, Gresik, Surabaya dan beberapa wilayah lainnya. Dalam menjalankan aksinya, pelaku keluar rumah pada pukul 04.00 WIB dini hari untuk mencari sasaran. Kemudian setelah mendapatkan hasil curian, motor dijual ke tersangka Sundari dengan harga Rp 3 juta untuk tiap unitnya.

Baca juga  PBNU Desak Polisi Usut Tuntas Marak Penyerangan ke Ustad

“Iwan salah satu target operasi dari tim resmob Polres Mojokerto, dijerat Pasal 363 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun lamanya,” tegas AKBP Dony Alexander.

Sementara itu tersangka Iwan mengaku sudah tujuh kali menjual motor hasil curian ke tersangka Sundari. Dari pengakuan Iwan, uang hasil penjualan itu untuk makan dan bayar utang.

“Tiga juta dari hasil penjualan, sudah tujuh kali, kunci letter T buat sendiri di rumah,” akunya. Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed