Berkawan dengan orang Baik

Bismillah….
Saudaraku yang dirahmati Allah. Meski semua amal perbuatan menjadi tanggungjawab pribadi di hadapan Allah, tetapi seorang kawan akan sangat menentukan keselamatan kita baik di dunia maupun di akhirat kelak. Meski kita orang yang senantiasa beramal shaleh dan taat dalam menjalankan shalat, tetapi jika kita intens bergaul dengan mereka yang cenderung mengesampingkan ibadah kepada Allah tentu suatu saat nanti kita tidak akan menjadi lebih baik tetapi justru akan melakukan perbuatan yang sama dengan kawan kita yang malas ibadah itu.
Oleh karenanya, berteman dengan orang-orang saleh menjadi hal yang tidak kalah penting agar jiwa kita selalu bersemangat dalam melaksanakan ibadah.

KAWAN BAIK
Mengingat sangat pentingnya berkawan dengan orang yang baik, sampai
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpesan kepada umatnya agar berkawan dengan orang yang baik dan jangan berkawan dengan orang yang amal ibadahnya tidak baik. Sebagaimana sabdanya:

Baca juga  Ribuan ASN Komcad Mulai Jalani Latihan Menembak

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman.” (HR Abu Dâwud dan at-Tirmidzi)
Dalam hadis lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya. Kalau pun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu. Kalau pun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Luar biasa peribaratan yang diberikan Rasulullah tentang seorang teman. Dan dari kenyataan hidup, apa yang disampaikan Rasulullah memang benar adanya. Teman akan sedikit banyak membentuk kepribadian dan ibadah kita kepada Allah. Maka selayaknya kita memilih teman yang baik agar ibadah kita juga semakin baik.

Baca juga  DPR Usul Pembentukan Badan Khusus Tangani Satu Data Indonesia

PENGARUH KAWAN
Kawan bergaul dan lingkungan yang Islami, sungguh sangat mendukung seseorang menjadi lebih baik dan bisa terus istiqomah. Sebelumnya bisa jadi malas-malasan beribadah. Namun karena melihat temannya taat beribadah, ia pun menjadi rajin beribadah. Sebelumnya menyentuh Alquran pun tidak. Namun karena melihat temannya begitu rajin tilawah Alquran, ia pun tertular rajin membaca Alquran.
Allah juga memerintahkan agar kita selalu bersama dengan orang-orang yang baik. Sebagaimana firmanNya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur).” (QS. At Taubah: 119).
Di tengah masyarakat, jika Anda tidak memilih teman yang baik, maka tinggal pilih; Andakah yang akan mempengaruhi orang-orang untuk menjadi lebih baik atau Andakah menjadi korban pengaruh buruk kawan-kawan Anda. Ingat, tidak ada pilihan yang ketiga.
Semog bermamfaat….

Baca juga  Ribuan ASN Komcad Mulai Jalani Latihan Menembak

Surabaya, 13 Desember 2021, nchnurani@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *