Puncak Agenda Qurban, YPM Sembelih 11 Ekor Sapi

Sidoarjo (13/7)-Qurban adalah salah satu ibadah setiap muslim, dengan melakukan penyembelihan hewan ternak sebagai bentuk ketaatan terhadap Allah SWT.

Setelah era pandemi terlewati, hari raya Idul Adha tahun ini merupakan Orde Baru melaksanakan kembali kegiatan penyembelihan hewan qurban secara masal dan dilaksanakan dari berbagai jenjang. Berbagai instansi menyelenggarakan acara qurban dihari – hari tasyrik.

Hari ini, Rabu tanggal 13 Dzulhijjah 1443 H, Akhir hari Tasyrik diadakan pelaksanaan  penyembelihan hewan qurban Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif( YPM ) Sidoarjo  kompleks Ngelom dan Megare yg bertempat di Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo, yang diketuai oleh bapak Agus Setiawan selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMK YPM 3 Taman, serta di ikuti berbagai instansi meliputi SMP YPM 1, SMA Wahid Hasyim, SMK YPM 1, SMK YPM 2, SMK YPM 3, dan UMAHA.

Baca juga  Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Siapkan Lulusan Tembus Pasar Kerja Global

Hewan qurban yang dikeluarkan dalam penyembelihan terdiri dari 15 ekor sapi dan 44 ekor  kambing, namun tidak semua hewan qurban tersebut disembelih langsung dilokasi penyembelihan, Melainkan beberapa hewan qurban di distribusikan ke masjid – masjid serta panti asuhan terdekat.  5 ekor sapi didistribusikan ke masjid Al Ihsan Bebekan, masjid Sabilun Najah Bebekan Timur, masjid Roudhotul Jannah Ketegan, masjid Al – qodir Jatiagung wage, Panti Asuhan Mabarrot Sarirogo. Sedang 44 ekor kambing didistribusikan ke musholah dan masjid SD atau MI terdekat.

Menurut Koord. Penyembelihan dan distribusi, A. Tajuddin bahwa jumlah hewan qurban yang disembelih ada 11 ekor sapi.

“Sebelumnya kami sudah mendistribusikan  43 ekor kambing dan 5 ekor sapi ke masjid-mushola dan lembaga pendidikan. Sedangkan untuk saat ini kami menyembelih 11 ekor sapi yang dagingnya didistribusikan ke siswa dan warga sekitar,” jelasnya

Baca juga  Unusa Gandeng KCGI Jepang untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

Ditambahkan bahwa tahun ini secara teknis berbeda dibandingkan  tahun ini. Ini karena kondisi saat ini lebih longgar secara prokes sehingga  lebih meriah dan yang terlibat semakin banyak.

Sementara itu, untuk meminimalkan penggunakan plastik, panitia dalam mengemas daging qurban menggunakan boks plastik dan timba yang dialasi daun jati.

Daging qurban siap didistribusikan

Sekadar diketahui Panitia qurban  diambil dari perwakilan guru, karyawan dan OSIS sekolah yang ada dalam naungan  YPM, yaitu SMP YPM 1, SMA WH 2, SMK YPM 1, SMK YPM 2, SMK YPM 3, dan Universitas Maarif Hasyim Latief (Umaha).

Konsep kepanitian yang terbentuk merupakan kerjasama antar lembaga pendidikan  di kompleks Ngelom dan Megare “dengan menyusun visi kebersamaan dan ibadah kepada Allah SWT serta misi menjadikan salah satu contoh untuk masyarakat sekitar dan peserta didik untuk melatih berqurban,” sambung Pak Agus

Baca juga  Mendikdasmen dan Khofifah Lepas Ribuan Lulusan SMK Kerja Magang ke Luar Negeri

Tujuan diadakannya penyembelihan hewan qurban yakni melatih menghargai nominal uang yang terkumpul hingga menjadi hewan qurban.

Penyembelihan hewan qurban akbar menjadi adat istiadat yang terlaksana setiap tahun, kecuali di tahun kemarin dikarenakan wabah pandemi. Yayasan hanya mendistribusikan hewan qurban ke masjid-masjid terdekat.

Hewan qurban berasal dari guru, dosen, keluarga YPM serta partisipasi semua siswa dan mahasiswa dilingkungan YPM Sepanjang. Sehingga terkumpul 15 ekor sapi dan 44 ekor kambing.( Um/Sya/Ab )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *