Warga Binaan Lapas Mojokerto Antusias Ikuti Pembinaan ESQ

Sebanyak 755 warga binaan di Lapas Mojokerto menerima pembinaan ESQ (Emotional Spiritual Quotient), Rabu (20/7/2022).
Pembinaan di lapas merupakan makanan sehari hari yang diterima warga
binaan sebagai bekal untuk hidup lebih mandiri saat bebas nanti. Berbagai jenis pembinaan
kemandirian dan kepribadian dilakukan tidak hanya oleh petugas lapas namun juga
melibatkan instansi pemerintahan lain serta pihak swasta yang menjadi mitra lapas,
Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan atau disingkat POKMAS LIPAS pagi ini
(20/07/22) memberikan pembinaan berupa ESQ kepada
warga binaan lapas mojokerto.
Saat memberikan sambutan, Kepala Lapas (Kalapas) Mojokerto Dedy Cahyadi berpesan kepada warga
binaan untuk mengikuti kegiatan ESQ dengan baik.

Baca juga  Khofifah Dilantik Jadi Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya 2026, Layani 44 Ribu Jemaah
Warga binaan Lapas Mojokerto antusias ikuti pembinaan ESQ

“Akan ada banyak manfaat yang kalian
dapat dalam giat ini, terutama untuk kondisi mental kalian saat berada di lapas dimana jauh
dari sanak family serta untuk mempersiapkan mental saat kembali di masyarakat, ” ujarnya.


Sejumlah 755 orang warga binaan yang mengikuti kegiatan ini nampak antusias. Kegiatan di mulai dengan beberapa game diantaranya lomba balap balon, game berdiri
di atas garis, serta game konsentrasi berjalan dengan mata tertutup dan membawa sendok
berisikan kelereng. Tawa lepas warga binaan pecah di halaman blok tahanan dimana
dilaksanakan acara tersebut dengan game game ice breaker yang memang betul-betul
efektif mencairkan suasana menjadi lebih gembira dan penuh kebahagiaan.

Baca juga  Kyai Halim Soebahar Terpilih Jadi Ketum MUI Jatim 2025-2030


Irvan Suryaningrat, instruktur ESQ dari POKMAS LIPAS sukses membuat warga binaan dan petugas lapas tertawa lepas. Lapas Mojokerto telah menjadi UPT
pemasyarakatan yang ke 106 dalam pengabdiannya memberikan pembinaan terhadap sesama khususnya warga binaan pemasyarakatan menggunakan kaos WBP, memberikan game di awal acara memang menjadi metode ESQ yang ia diberikan. Selanjutnya warga binaan diberi materi kepribadian, mulai dari cara bersosialisasi yang baik dengan masyarakat dan keluarga serta kedekatan diri terhadap Tuhan YME.


“Saya memakai kaos WBP memang sengaja untuk mengubah yang awalnya AKU dan KAMU
menjadi KITA, sehingga tidak ada jarak lagi antara saya dan warga binaan, kemudian game
yang saya berikan kepada mereka menjadi pintu masuk saya untuk menyelipkan nilai nilai
kebaikan, sehingga lebih mudah di cerna dan mengena di hati mereka, ” ungkap irvan saat
diwawancara seusai giat ESQ.

Baca juga  Khofifah Lepas 380 Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Surabaya Menuju Tanah Suci


Harapan untuk mensukseskan pembinaan hingga warga binaan kembali ke masyarakat
dengan baik memang tidak henti dilakukan jajaran lapas mojokerto, kalapas terus
melakukan trobosan trobosan baru seperti yang dilakukan hari ini dengan menggandeng
pihak luar dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *