Muasasah Qafilat Al Tawhid dan FK Patuh Jawa Timur menyosialisasikan seputar provider visa. Berjudul Semua Travel Bisa Jadi Provider, acara ini digelar di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Selasa (16/8).
Acara ini juga dihadiri langsung Hussain Al Qahtani, Owner Qafilat Al Tawhid Internasional, Mr Shuaeb, Direktur Qafilat Al Tawhid Internasional, Sakaki Hamzah, Direktur Qafilat Al Tawhid Indonesia dan Ketua FK Patuh Jawa Timur H Ahmad Bajuri. Sekitar 70 pimpinan travel haji dan umrah dari berbagai asosiasi mengikuti sosialisasi edukasi ini.

Sakaki Hamzah menuturkan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk mengedukasi travel tentang proses visa umrah.
“Sehingga temen-temen travel penyelenggara umrah ini mengerti prosesnya. Sejak dari meng-entry sampai terbit menjadi sebuah visa,” ungkapnya diwawancarai majalahnurani.com, Selasa (16/8).
Menurutnya, proses penerbitan visa ini sangat penting sekali dengan pelayanan di Tanah Suci.
“Jika dari awal visanya klir, maka Insya Allah disana (Tanah Suci) jamaah akan mendapatkan pelayanan terbaik,” sambungnya.

Salah satu pelayanan travel ke jamaah ketika di Tanah Suci, yakni mengajak sholat di dalam Raudhah. Ini tidak akan bisa dilakukan jika dari awal, visanya tidak ada BRN dari Madinah. Sakaki menjelaskan, Qafilat Al Tawhid merupakan perusahaan yang berkantor resmi di Saudi Arabia yang juga memiliki kantor di Makkah dan Jakarta.
“Sehingga travel juga bisa mendapatkan pelatihan dan harga direct dari perusahaan. Kemudian kami memastikan travel yang bekerja sama dengan kami, maka mendapatkan visa BRN Makkah dan Madinah. Sehingga jamaah bisa sholat di Raudah,” tegasnya.
Santi, salah satu peserta, mengapresiasi acara tersebut. Dia menilai, sosialisasi Qafilat Al Tawhid mengedukasi bagi travel umrah. Mulai dari rincian harga visa, hotel, handling dan semua cara entry-nya.
“Menurut saya luar biasa mengedukasi,” ungkap Santi yang owner Travel Bahagia Utama. Bg












