Bank Indonesia (BI) Jawa Timur memberlakukan layanan penukaran uang secara drive thru jelang Idul Fitri 1444 H. Layanan ini memprioritaskan masyarat yang sudah mendaftar online melalui aplikasi PINTAR di https://pintar.bi.go.id.
Rupanya layanan ini membuat masyarakat di Jawa Timur, terutama Kota Surabaya, sangat antusias dan dinilai memudahkan ketika ingin menukar uang.

Bank Indonesia Jatim, Sabtu (1/4)
Niswa, warga asal Lamongan yang tinggal di Surabaya mengaku tak sulit ketika menginput data di aplikasi PINTAR. Saat itu dirinya hendak menukarkan uang Rp 3,8 Juta untuk lebaran. Dia bersama saudaranya mengantri di layanan drive thru motor.
“Alhamdulillah nginputnya mudah di aplikasi. Tapi dua hari sebelum penukaran. Nah, cuma ngantrinya disini yang agak lama sekitar sejam,” ungkapnya diwawancarai Bagus, wartawan majalahnurani.com di halaman Kantor Bank Indonesia Jatim, Sabtu (1/4).
Senada dengan Niswa, Paramita warga Surabaya, juga tidak merasa kesulitan ketika menukar uang. “Yang penting cepet-cepet nginput gitu aja. Jadi pas kesini tinggal ngantri, nunjukkan ktp sama bukti input,” ungkapnya di layanan drive thru mobil.

Bank Indonesia Provinsi Jatim (kiri)
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim Bandoe Widiarto, menuturkan bahwa dengan adanya layanan penukaran uang drive thru, maka mengedukasi ke masyarakat untuk menukarkan uang di Bank Indonesia atau di perbankan yang sudah ditetapkan sebagai tempat penukaran.
Dijelaskannya, di perbankan pun juga sudah ada spanduknya yang memberikan pelayanan penukaran. Khusus perbankan, pelayanan pada Senin sampai Jumat. “Nah, untuk mengisi kekosongan Sabtu dan Minggu maka bisa menukarkan uang di layanan drive thru Bank Indonesia,” ujarnya ketika meninjau layanan drive thru.
Bandoe mengaku bahwa ada 500 titik layanan penukaran uang di Jawa Timur. Tentu kemudahan ini, katanya, sudah dirasakan masyarakat.
“Inilah yang kita lakukan. Dengan 500 titik ini, maka masyarakat kita imbau bisa menukarkan disini,” sambungnya.
Lebih itu, tegas Bandoe, masyarakat juga mendapatkan dua kepastian ketika menukarkan uang di bank. Yakni pasti keaslian uangnya dan pasti nilainya tidak berkurang.
“Jadi pasti asli uangnya tidak palsu dan nilainya atau jumlahnya juga tidak berkurang,” pungkasnya. Bagus








