Universitas Negeri Surabaya (Unesa) saat ini mempunyai 166 guru besar. Penambahan jumlah ini setelah dikukuhkannya tujuh guru besar baru pada Rabu (20/9) di Gedung Rektorat kampus Unesa Lidah Surabaya. Tujuh guru besar tersebut adalah Prof Yuni Sri Rahayu, Prof Dr Pirim Setiarso, Prof Dr Wahono Widodo, Prof Pratiwi Retnoningdyah, Prof Dr Surana, Prof Dr Pujiono, Prof Dr Susanti.
Rektor Unesa, Prof Nurhasan bersyukur lantaran menurutnya ini sudah melampaui target di kampus segudang prestasi ini. “Tahun ini kan targetnya ada 22 guru besar yang dikukuhkan. Tapi sekarang sudah mencapai 34 guru besar,” ucapnya usai pengukuhan. Dijelaskan pria yang akrab disapa Cak Hasan, Unesa berupaya mendukung penelitian guru besar. Ini semata-mata agar Unesa semakin berkualitas.
Namun demikian, soal anggaran, Cak Hasan menyebut akan disesuaikan dengan kebutuhan penelitiannya. “Unesa menyiapkan Rp 40 miliar untuk kebutuhan penelitian,” imbuh Cak Hasan.
Cak Hasan menegaskan, usai target guru besar ini maka ada target lebih luas. Yakni membawa hasil penelitian Unesa ke ranah internasional. Cak Hasan berharap Unesa naik rangking di kancah internasional. “Itu harapan kita semua,” ungkapnya. (Ra/Bagus)












