Besok, Jokowi Buka Forum Rektor Indonesia di Unesa

Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia (FRI) 2024 akan berlangsung di GRAHA UNESA, Kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA) II Lidah Wetan Surabaya pada Senin-Selasa, 15-16 Januari 2024. Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo bakal membuka acara dan memberikan pengarahan penting kepada seluruh jajaran rektor atau pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia.

Jajaran menteri koordinator juga dijadwalkan hadir di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. (H.C) Ir. Airlangga Hartarto, MBA., MMT., dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.,

Selain itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, S.E., hingga Gubernur Jawa Timur Dr. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., juga dijadwalkan hadir.

Baca juga  16.672 Peserta Ikuti UTBK 2026 di Unair, Fokus Disabilitas

“Bapak Presiden Joko Widodo akan hadir langsung untuk memberikan pengarahan kepada kami para rektor dan pimpinan kampus yang tentunya tidak lepas dari penguatan peran perguruan tinggi untuk kemajuan bangsa dan negara,” ucap Rektor UNESA Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., selaku ketua panitia, Ahad (14/1).

Pria yang akrab disapa Cak Hasan itu menambahkan, forum tahun ini mengusung tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul, Inovatif, dan Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045″.

Terdapat sejumlah agenda dan isu strategis yang dibahas di antaranya penguatan transformasi perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan manusia yang inklusif dan berkelanjutan guna mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia emas 2045.

Baca juga  16.672 Peserta Ikuti UTBK 2026 di Unair, Fokus Disabilitas

Selanjutnya, juga akan menyoroti perkembangan dinamika global yang belakangan semakin penuh ketidakpastian. Perguruan tinggi perlu merumuskan navigasi ketidakpastian politik global untuk harmonisasi strategi pembangunan yang berorientasi pada manusia dan budaya Indonesia.

Para pimpinan perguruan tinggi juga perlu terus melakukan penguatan transformasi struktural menuju resilient economy di tengah tantangan dan risiko stagflasi global untuk Indonesia yang berdaya saing. Juga membahas terkait strategi investasi inklusif dan berkelanjutan.

“Jajaran pejabat negara atau menteri akan memberikan penguatan atau pengarahan seputar berbagai isu penting tersebut yang nantinya akan diterjemahkan dalam bentuk program kerja Forum Rektor Indonesia dan perguruan tinggi Indonesia ke depan. Dari forum ini nanti bakal ada beberapa rekomendasi penting untuk kita bersama,” kata Cak Hasan.

Baca juga  16.672 Peserta Ikuti UTBK 2026 di Unair, Fokus Disabilitas

Di samping agenda tersebut, juga terdapat Pleno FRI, sidang-sidang komisi, dan pemilihan pengurus FRI yang baru. Sebagai komitmen dalam menggalakkan aksi sadar lingkungan berkelanjutan, pada hari terakhir para pejabat negara dan pimpinan perguruan tinggi akan melakukan penanaman dua juta pohon di sekitar Kampus II Lidah Wetan dalam rangka Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). (Ra, foto: Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *