Vegan Festival 2024 di Mal Grand City, Ajak Remaja Terapkan Hidup Sehat

Vegan Festival 2024 dipadati ribuan pengunjung. Seperti pada pantauan majalahnurani.com Sabtu (27/1) ribuan pengunjung yang mayoritas anak dan remaja nampak membludak di area exibithion Mal Grand City Surabaya. Vegan Festival digelar hingga besok Minggu (28/1). Tercatat tiap hari Vegan Festival dikunjungi 50 ribu orang. Sementara stan makanan dan non makanan lebih kurang ada 100 tenan. Poin utama yang digembor-gemborkan dari ajang terbesar ini yakni mengajak generasi penerus bangsa untuk menerapkan hidup sehat. Utamanya dari pola makan minum.

Ketua IVS (Indonesian Vegetarian Society) Jawa Timur dan Vegan Society of Indonesia, Susanto, menuturkan, dengan festival ini maka umkm food di Jatim meningkat drastis. “Sehingga misi kita menyediakan banyak alternatif, makanan vegan. Sosialisasi kita itu pola hidup sehat,” ungkap Susanto diwawancarai majalahnurani.com.

Baca juga  Daop 8 Surabaya Terapkan Kawasan Tanpa Rokok di Stasiun

Dijelaskan Susanto bahwa Indonesia memiliki bonus demografi. Dihatapkan anak-anak muda sehat jasmani rohani, mentalnya. Sehingga berkualitas tenaga kerjanya. “Akhirnya bisa meningkatkan taraf kehidulan Bangsa Indonesia,” sambungnya.

Diceritakan pria berkacamata ini bahwa dulu yang mengonsumsi vegan (vegetarian) hanyalah orang tua saja yang mulai dilanda sakit. Tapi sekarang, kata Susanto, lifestyle itu sudah berubah.  Kini banyak anak muda yang sadar pentingnya menjaga pola hidup sehat. Misalnya mencegah obesitas, kolesterol, diabet, jantung koroner, kanker, bisa dihindari dengan pola vegan.

“Ini penting untuk menjaga kualitas hidup. Sekarang anak muda sudah mengerti bagaimana diet yang sehat melalui vegan,” urainya.

Baca juga  ICTOH ke-11, Ajak Generasi Muda Jauhi Bahaya Rokok

Sebelumnya dalam pembukaan Vegan Festival, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mendorong Surabaya agar bisa menyusul Bali menjadi salah destinasi wisata ramah vegan atau vegan lifestyle. Pasalnya, semakin hari, pecinta vegan lifestyle terus bertambah.

“Ada pertumbuhan signifikan dari masyarakat mulai mengadopsi vegan lifestyle. Bali sendiri diakui salah satu destinasi wisata ramah pelaku vegan lifestyle,” tegasnya.

“Vegan lifestyle diharapkan mampu menjadi salah satu pintu masuk Kemenparekraf meningkatkan perputaran ekonomi melalui kunjungan wisatawan,” sambungnya. (Ra/Bagus, foto: Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *