Pameran Sekolah Islam, Islamic Education Fair (IEF) 2024 resmi dibuka pada Rabu (21/2) di Atrium Royal Plaza Surabaya. Nantinya pameran ini digelar hingga Ahad (25/2). Ada 14 yayasan, lembaga pendidikan, dan pondok pesantren yang mengikuti IEF 2024.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Majalah Nurani Drs H Nur Cahya Hadi menuturkan, dalam waktu dekat ini sudah dua kali digelar pameran sekolah Islam. Pertama di Oktober 2023 dan sekarang Februari 2024. Peserta IEF mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Malang dan sekitarnya. Nur Cahya mengaku bahwa banyak sekolah dan pesantren dari Jawa Tengah bahkan dari Bogor yang ingin bergabung.
“Bahkan pondok pesantren dari Jawa Tengah, Sampang Madura dan Bogor juga ingin berpartisipasi. Insya Allah kedepan lebih banyak lagi pesertanya dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Dijelaskan bahwa IEF 2024 menginformasikan ke wali murid mengenai sekolah Islam terbaik. Kemudian orang tua tanpa harus keliling sekolah satu persatu.
“Penting lagi, pameran ini adalah ajang siswa untuk menampilkan potensi kreatifitasnya. Untuk mengasah potensi, prestasi dan berkompetensi,” urainya.
Ketua Tim Sarana Prasarana Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Jawa Timur Dra Enik Eri Purwaty MPd mengakui bahwa IEF event yang sangat penting.
“Ini event dan wadah penting. Mengapa? Karena bapak ibu tak perlu ragu untuk memilih sekolah Islam. Dimana ada kolaborasi kurikulum pendidikan dan agama. Sehingga anak pandai pengetahuan umum dan agamanya,” ujarnya.
Enik menyebut suatu hal penting bagi calon wali murid dalam memilih sekolah Islam untuk anaknya. “Anak sholeh itu merupakan surga bagi bapak ibunya. Sebab ketika dewasa mereka bisa mendoakan orang tuanya. Ini satu hal paling penting ketika menyekolahkan anak ke sekolah Islam,” tegasnya. (Bagus)












