Di hari pertama puasa Ramadan suasana Pasar Ampel Surabaya begitu mempesona. Rame dan membludak. Seperti biasa, nampak penjual memajang buah kurma di sepanjang pintu masuk wisata Ampel. Pembelinya pun berjubel ngantre.
“Iya ini beli kurma buat suguhan buka puasa,” ungkap Siti, warga Kalongan Surabaya ditanya majalahnurani.com, Senin (12/3) malam saat membeli kurma usai tarawih di Masjid Ampel.
Ahmad, salah satu penjual kurma keturunan Arab, mengaku kebanjiran pembeli. Apalagi selama Ramadan. Omsetnya bisa tembus Rp50 juta.
“Kalau dulu ana (saya) cuma jual di lapak ini. Sekarang bisa lewat medsos. Tambah banyak pesenan,” ceritanya.
Memang jalan-jalan ke Pasar Ampel membuat kita ingin berbelanja terus. Pasalnya tak hanya jajanan Ramadan saja yang dipajang, melainkan pernak-pernik, busana muslim atau perlengkapan haji umroh.
Belum lagi pengunjung yang ingin ziarah ke Makam Sunan Ampel. Tentu sangat padat wisata Ampel saat Ramadan. Aini, pedagang pernak-pernik, mengaku kalau nanti malam ganjil Ramadan, pengunjungnya sangat padat. “Banyak yang iktikaf berhari-hari. Rame banget,” ujarnya senang.
Aini bersyukur dua tahun ini covid-19 sudah sirna. Karena itulah ekonomi di Pasar Ampel kembali tumbuh. “Alhamdulillah, dagangan mulai laris lagi. Dulu pas zaman covid, Ya Allah, hampir gulung tikar dek,” kenangnya dengan logat Madura.
Nah pembaca majalahnurani.com, Wisata Religi Makam Sunan Ampel bisa menjadi destinasi malam Anda selama Ramadan. Selain mencicipi jajanan Ramadan, Anda juga bisa berziarah atau iktikaf di Masjid Ampel. (Bagus)






