Antisipasi Jukir Nakal, Dishub Surabaya Perketat Pengawasan Parkir

Memasuki bulan Ramadan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, bakal lebih intens melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan perparkiran, di Kota Pahlawan.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah, adanya oknum juru parkir (Jukir) yang menarik tarif melebihi ketentuan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru mengakui, jika masih ada oknum Jukir yang menarik tarif parkir melebihi ketentuan. Padahal, besaran tarif parkir sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya, Nomor 3 Tahun 2018.

“Selama ini (penindakan) sudah dilakukan, dan kami sekarang gandeng paguyuban. Saya rasa paguyuban sendiri sudah melakukan pembinaan, tapi ini memang harus sering dilakukan, sehingga tidak terjadi pelanggaran seperti itu,” kata Tundjung, Kamis (14/3).

Baca juga  Dana Gen Z Rp5 Juta per RW Surabaya Didorong Jadi Modal Usaha

Menurut dia, pelanggaran soal tarif parkir melebihi ketentuan, biasanya marak terjadi saat dua minggu terakhir, sebelum Hari Raya Idulfitri. Dimana saat itu banyak warga yang tengah berbelanja kebutuhan, di pasar atau pusat-pusat perbelanjaan.

“Itu biasanya dibuat kesempatan oleh jukir-jukir nakal, untuk mengutip parkir melebihi tarif. Ini bukan hal yang baru, ini tiap tahun terjadi dan kami berusaha semaksimal mungkin, untuk menekan hal tersebut,” ujarnya.

Tundjung menyebut, berdasarkan data di bulan November 2023 – Februari 2024, pihaknya menerima 64 pengaduan, soal tarif parkir melebihi ketentuan. Pengaduan inipun telah ditindaklanjuti, dengan pemberian sanksi berupa teguran lisan, hingga pemberhentian sebagai juru parkir.

“Pengaduan itu masuk melalui Command Center (CC) 112, aplikasi WargaKu hingga hotline. Ini belum termasuk yang dilaporkan secara japri, atau di media sosial yang kami ketahui,” ungkap dia.

Baca juga  Command Center 112 Surabaya Percepat Respons Warga, Didukung 222 CCTV

Tundjung mengimbau masyarakat, apabila menemukan pelanggaran parkir, dapat menghubungi hotline Dishub melalui whatsapp di nomor 081802626112. Selain itu, laporan juga dapat disampaikan melalui CC 112 dan aplikasi WargaKu.

“Jika menemukan pelanggaran parkir, atau pungutan lebih tinggi, silahkan laporkan, kami segera melakukan penindakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh menyatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pembinaan, kepada para Jukir agar tidak menarik parkir melebihi tarif, yang ditentukan.

“Kami juga terus mengingatkan Jukir, untuk tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran dan memberikan pelayanan, yang terbaik untuk PJP (Pengguna Jasa Parkir),” kata Jeane.

Di tahun 2024, Jeane menyebut bahwa pembinaan kepada Jukir, bahkan lebih intens dilakukan karena pihaknya juga menggandeng paguyuban. Oleh karenanya, ia memastikan akan menindak tegas, jika masih ada Jukir yang melakukan pelanggaran, dengan menarik tarif melebihi ketentuan.

Baca juga  Antisipasi Risiko Gempa, Pemkot Koordinasikan Pemasangan Sensor Monitoring Sesar

“Jadi tim patroli dan tim walet dari kami siap, jam berapa pun ada laporan dari Command center 112, WargaKu, hotline whatsapp, atau laporan langsung, tim kami siap langsung menindak di lapangan,” pungkasnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *