Unair Menerima 1.405 Pendaftar Golden Ticket

Universitas Airlangga (Unair) menerima 1.405 pendaftar golden ticket. Dari 1.405 pendaftar ini, yang lolos jadi kandidat 57 pendaftar dari 47 sekolah.

Golden ticket inilah yang nantinya mengantar siswa masuk ke unair dari jalur prestasi. Ini disampaikan Rektor Unair Prof M Nasih saat mengundang siswa kandidat peraih golden ticket, Rabu (20/3) di Gedung Rektorat Unair Kampus C Surabaya.

Dijelaskan bahwa kategori penerimaan di Unair yakni yang murni. Artinya dimana siswa yang mendaftar golden ticket, dipanggil Unair lantaran bobot prestasinya cukup besar yakni 45 persen. Sementara untuk nilai rapot bobotnya 55 persen. Nantinya kandidat ini akan diusulkan diterima di SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) yang akan diumumkan 26 Maret mendatang.

Baca juga  Anggaran Kemenbud Naik jadi Rp3,505 Triliun, Fokus Progam Pemajuan Pelestarian Budaya

“Jadi mereka yang prestasinya bagus, sangat mungkin meningkatkan, menambah nilainya sehingga bisa menjadi masuk. Atau paling enggak, menambah grid sekolahnya, hingga jadi layak untuk diterima di Unair,” ungkap Prof Nasih diwawancarai majalahnurani.com.

Rencanannya, Unair akan menerima 1.890 mahasiswa dari SNBP. Unair akan transparansi ke masyakarat agar tahu informasinya. “Mungkin yang sekolahnya jauh, pinggiran, atau mungkin yang nilainya tidak terlalu baik. Tapi karena prestasinya menonjol, maka bisa menambah nilai mereka dan rangkingnya baik serta sekolahnya terdorong dan akhirnya bisa diterima,” sambungnya.

Kalau ada yang diterima, tegas Rektor, itu karena prestasinya. Bukan karena yang lain. Dan itu karena mereka mendaftar di golden tiketnya Unair. “Masih ada 418 peserta golden tiket yang istilahnya hybrid, kemungkinan besar diterima melalui jalur SNBP. Sehingga mohon diikuti terus pengumumannya,” tegasnya.

Baca juga  Rayakan Kemerdekaan, Anak Disabilitas Ikuti Lomba Komunikasi dan Fokus di Unesa

Rachmi Raina Ra siswa kelas 12 Mipa 3 SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya, salah satu kandidat kuat masuk di Unair melalui golden ticket. Dia sangat bersyukur.
“Alhamdulillah saya bersyukur banget dan nggak ngira bisa jadi kandidat golden ticket di Unair,” ujarnya.

Persiapannya Rachmi yakni secara rutin mengikuti kompetisi lomba-lomba hingga akhirnya dia berhasil mengumpulkan berbagai prestasi juara. “Dan sertifikat dari lomba itulah yang akhirnya saya daftarkan bisa menjadi kandidat golden ticket di Unair,” ungkap Rachmi yang memilih S1 Ilmu Komunikasi. (Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *