Waspadai, Visa Umrah Mulai Dibatasi

Asosiasi Travel Umrah Asphurindo Keluarkan Imbauan Terkait Umrah, Ada Apa?

Asosiasi Penyelenggaraan Haji Umrah dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) mengeluarkan surat imbauan kepada anggotanya terkait seputar umrah.

Surat imbauan yang diterima majalahnurani.com Selasa (16/4/2024) tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Asphurindo H Luqman Hakim Nyak Neh dan Sekjen Asphurindo H Muhammad Iqbal Muhajir dikeluarkan pada 15 April 2024.

Dalam surat tersebut dijelaskan situasi terkini seputar umrah. Disebutkan bahwa semenjak tanggal 8 april 2024 diberlakukannya kuota visa umrah harian untuk seluruh dunia dengan jumlah 2.500 per hari.

“Jumlah kuota visa umrah harian untuk seluruh dunia akan terus dikurangi setiap harinya oleh otoritas kerajaan Arab Saudi dan akan normal kembali pada musim umrah baru 1 Muharram 1446 H,” demikian tertulis di surat tersebut.

Baca juga  Menhaj Puji Layanan Haji 2026 Embarkasi Banjarmasin

Selaijn itu, kondisi lainnya adalah terdapat banyak antrean pengajuan visa umrah di bulan syawal, terkhusus di Indonesia.

“Belum ada jaminan dari muasasah mendapatkan visa karena kuota harian yang terbatas,” tulisnya.

Kondisi lainnya adalah terjadinya situasi peperangan antara Iran dengan Israel maka akan mengakibatkan rute penerbangan terganggu.

Selain itu jemaah umrah wajib keluar dari Saudi sebelum tanggal 15 dzulqadah 1445 H/ 23 Mei 2024, dan adanya kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar.

“Terdapat kenaikan dolar yang signifikan mencapai IDR 16.200/1 USD,” demikian isi surat tersebut.

Atas pelbagai hal tersebut, DPP Asphurindo mengimbau kepada seluruh anggota umtuk melakukan perhitungan kembali harga paket umrah dan menyampaikan opsi kepada calon jemaah umrah bulan syawal untuk dijadwalkan keberangkatan di musim umrah selanjutnya di bulan Muharram apabila terjadi kegagalan visa karena tidak dapat kuota
Selain itu, pelaku travel haji umrah dan wisata muslim juga mengantisipasi potensi pembatalan tour ke negara-negara sekitar arab Saudi, hal ini menyusul konflik Iran-Israel telah menyebabkan gangguan pada industri peberbangan khususnya rute Timur Tengah.

Baca juga  Hadir ke Baubau, Menhaj Beri Santunan untuk Petugas Haji yang Wafat di Tanah Suci

DPP Asphurindo juga meminta anggotanya untuk berkoordinasi dengan pihak maskapai dan hotel untuk dijadwalkan ulang, serta tetap memberikan pelayanan terbaik sebagaimana komitmen dan tujuan awal.

“Kami juga berharap semoga para penyelenggara perjalanan ibadah umrah serta para Jemaah diberikan kemudahan dan dilancarkan dalam melaksanakan ibadah umrah,” demikian isi surat pemberitahuan tersebut. (ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *