Masalah Haji 2024: Tenda Melebihi Kapasitas dan Antre Toilet 2 Jam

Tim Pengawas (Timwas) Haji menemukan sejumlah masalah dalam penyelenggaraan haji 2024. Sejumlah masalah yang ditemukan oleh Timwas Haji 2024 antara lain tenda haji yang melebihi kapasitas hingga jemaah tidur di lorong dan antrean toilet yang mencapai dua jam. Masalah ini sebenarnya hampir tiap tahun terjadi. Pada saat penulis haji Agustus tahun 2017, juga menghadapi masalah yg hampir sama. Mengapa hal tidak bisa diperbaiki?

TENDA OVERCAPACITY
Ketua Timwas Haji DPR RI, Muhaimin Iskandar Rabu (19/6) mengungkapkan permasalahan tenda jemaah haji Indonesia yang melebihi kapasitas. Muhaimin mengatakan, tenda yang disediakan tidak mampu menampung jumlah jemaah haji yang ada. Selain itu, tenda tersebut juga tidak dilengkapi dengan kasur yang memadai dan penempatan tenda yang tidak sesuai dengan maktab yang sudah ditentukan.
“Kemudian overcapacity tendanya, tidak ada kasur. Ini semua harus dikalkulasikan,” kata Muhaimin.

Baca juga  Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Capai 53 Persen

AC MATI
Fasilitas lain yang dikritik dalam pelaksanaan ibadah haji 2024 adalah air conditioner (AC) yang mati di sejumlah. Muhaimin mengungkapkan bahwa ada banyak laporan mengenai AC yang mati di banyak lokasi. “Ada banyak laporan yang masuk, yang pertama matinya AC di mana-mana,” terang Muhaimin

TOILET ANTRE 2 JAM
Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Wisnu Wijaya Adiputra mengkritik fasilitas toilet yang menyebabkan antrean panjang jemaah haji. Jemaah haji di Mina, Arab Saudi harus rela mengantre untuk masuk ke dalam toilet hingga dua jam lamanya. Waktu mengantre yang lama membuat beberapa jemaah haji pingsan dan ada yang buang air kecil di samping tenda karena tidak tahan. “Ini dikarenakan antrean di toilet cukup panjang dan butuh waktu menunggu dua jam, terutama di pagi hari, sore hari, dan saat menjelang waktu salat wajib,” ungkap Wisnu. (nch)

Baca juga  Bandara Yogyakarta Mulai Layani Penerbangan Charter Umrah Tanpa Transit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *