Penyelenggaraan haji tahun depan atau 2025, akan fokus pada kesehatan jamaah. Karena itu tahun depan akan lebih diperketat pemeriksaannya.
Seperti kita ketahui bahwa Indonesia kembali mendapatkan kuota sebanyak 221.000 jemaah untuk.musim.haji 2025. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan lebih memperketat pemeriksaan kesehatan agar jemaah yang berangkat benar-benar istitha’ah dari sisi kesehatan.
“Ya, tahun depan saya pikir memang yang pertama pastinya screening untuk menentukan jemaah yang istitha’ah ini yang bisa berangkat. Itu mesti kita perketat lagi, supaya memang yang benar-benar berangkat adalah benar-benar mereka bisa nanti mengikuti rangkaian ibadah haji secara paripurna,” ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Liliek Marhaendro di KKHI Makkah, Senin (24/6).
Jangan sampai seperti tahun ini, kata Liliek, di mana ada jemaah yang dirawat sejak kedatangan ke Tanah Suci
“Jangan sampai seperti sekarang ini masih ada jemaah kita yang ke Masjidil Haram pun belum. Lihat Ka’bah pun belum. Padahal mereka pamitnya dari rumah ke Arab Saudi tapi belum sampai ke sana,” ungkapnya.
Karena itu, kata dia, pemeriksaan kesehatan yang ketat tahun depan perlu dilakukan agar jemaah bisa melaksanakan ibadah haji dengan sempurna.
“Setelah pemeriksaan kesehatan kita lakukan, pembinaan kesehatan yang kita pasti tingkatkan, supaya nanti jemaah yang masuk kuota untuk berangkat di tahun depan itu semuanya bisa masuk dalam kategori istitha’ah, Itu harapan kami seperti itu,” tuturnya. (nch)






