Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa Indohealthcare Gakeslab 2024 menciptakan inovasi terbaru di dunia kesehatan. Ini disampaikan Dirjen Farmalkes Kemenkes RI Roy Himawan saat konferensi pers secara virtual yang membahas perkembangan industri alat kesehatan, Kamis (25/7). Diketahui bahwa Indohealthcare Gakeslab Expo 2024 merupakan gelaran pameran industri alat kesehatan.
Hadir dalam konferensi tersebut CEO Krista Exhibitions Daud D Salim, Direktur Nakes Kemenkes RI Oos Fatimah dan Ketua Umum Gakeslab Rd Kartono.
“Ini tidak lepas dari kebutuhan kita semua untuk meningkatkan industri kesehatab dalam negeri. Ini kewajiban negara memiliki industri yang kuat. Kita bangga dan mengapresiasi industri kesehatan Indonesia,” ungkap Roy.
Dia menjelaskan, penggunaan transaksi di industri alat kesehatan mencapai 48 persen di tahun 2023 kemarin. Tentu ini kabar bahagia lantaran ketahanan kesehatan nasional meningkat. Dimana yang sebelumnya hanya 16 persen.
“Kita apresiasi acara ini untuk peningkatan ketahanan kesehatan Indonesia,” sambungnya.
Sementara Oos Fatimah mengaku ini momentum baik bagi pemangku kesehatan. Pasalnya dari pameran tersebut pihaknya bisa kerjasama berbagi informasi untuk berkolaborasi.
Kolaborasi lembaga pendidikan dan industri kesehatan penting. Untuk memastikan prinsip yang dilakukan dapat diaplikasikan praktis. Ini arahan Menkes.
“Kami melakukan penelitian yang harapannya bisa direalisasikan ke masyarakat. Ini bukan soal teknologi saja, tapi ide ide yang bisa membawa dampak positif bagi masyarakat. Pameran ini diharapkan jadi wadah mempertemukan industri, tenaga kesehatan. Ini untuk berbagi ilmu dalam menciptakan inovasi terbaru di dunia kesehatan,” jelasnya.
Daud D Salim mengatakan jika pameran ini sudah 14 kalinya digelar. Nanti digelar di Jiexpo Kemaroyan Jakarta mulai 31 Juli sampai 2 Agustus. Bahwa di pameran ini ditampilkan alkes, dalam negeri dan luar negeri. Ada 120 perusahaan . Juga ada bisnis matching, akademisi, dan para peneliti kampus diikuti 8 negara.
“Harapannya dapat menampilkan produk terkini yang mendukung kebolijakan dalam memberikan pelayanan kesehatan dari tenaga kesehatan dan alkes. Dengan adanya inovasi alat kesehatan diharapakan bisa menguatkan ketahanan kesehatan nasional. Tidak meminta minta luar negeri. Tapi bisa memproduksi sendiri dan memenuhi puskesmas seluruh indonesia,” tegasnya. (Bagus)






