PCNU Kota Surabaya melakukan langkah koordinasi dengan seluruh elemen kepngurusan Nahdlatul Ulama yang ada di Surabaya, melalui Musyawarah Kerja (Musker) PCNU Kota Surabaya yang dilaksanakan pada tanggal 21-22 September 2024 selama dua hari di Hotel Kaliandra Prigen Pasuruan.
Kegiatan Musker tersebut merupakan pelaksanaan kali pertama dari yang dilakukan oleh PCNU Kota Surabaya,
sejak setelah awal bulan Juni 2024 kemarin menerima SK penetapan kepengurusan dari PBNU. Sebagaimana diketahui bahwa dari pelaksanaan Konferensi PCNU Kota Surabaya pada tanggal 5 April 2024 kemarin, telah terpilih KH Dzulhilmi Ghozali sebagai Rois dan H. Ir. Masduki Thoha sebagai Ketua PCNU kota Surabaya masa khidmat 2024 – 2029.
Pelaksanana acara Musker yang diikuti oleh seluruh Pengurus Cabang NU tersebut, antusias diikuti oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se kota Surabaya, juga oleh seluruh pengurus Lembaga dan Badan Otonom (Banom) di lingkup Perkumpulan NU di kota Surabaya.
Dalam kesempatan Musker ini, PCNU Kota Surabaya memberi apresiasi kepada Lembaga-Lembaga yang baru dibentuk PCNU sekitar dua bulan lalu namun telah cukup banyak kegiatan yang dilakukannya. Demikian pula ada beberapa Banom yang kepengurusnnya juga baru dilantik, namun bisa melakukan kegiatan tidak kalah dengan Banom yg telah ada sebelumnya.
Kegiatan-kegiatan itu tentu nyambung dengan program kegiatan yang sudah dan akan dilakukan oleh PCNU beserta seluruh MWC se Kota Surabaya.
Secara evaluasi semua kegiatan yg telah dilakukan bersama oleh seluruh elemen kepngurusan Nahdlatul Ulama yang ada di Surabaya tersebut di atas, walau merupakan tahap awal namun membawa hasil yan baik.
Oleh karena salah satu tujuan dalam Musker ini, adalah lahirnya langkah kosolidasi bersama yang sinergi dan saling selaras antara satu sama yang lainnya.
PCNU Kota Surabaya berharap bahwa apa yang dilakukan adalah sebagai langkah permulaan yang tentu tidak berhenti dan menjadikannya sebagai modal spirit untuk melakukan kegiatan & aktifitas berkelanjutan.
Sehingga akhirnya dapatlah kita sama-sama banyangkan, manfaat & hasilnya akan lebih baik dibanding sekarang apabila dalam kegiatannya terlaksana secara sinergis saling terdukung oleh seluruh stake holder Perkumpulan NU di Kota Surabaya.
Dari mulai seluruh Pengurus PCNU, seluruh komponen MWC dan Ranting, serta seluruh komponen Lembaga dan Banom.
Sehingga untuk tujuan di atas itulah, maka dilakukan Musker diputaran awal kepengurusan PCNU Kota Surabaya ini.
“Kita seluruh elemen masing-masing ingin bersama-sama untuk saling share terhadap apa yang telah dikerjakan, atau sekaligus memberi info tentang apa saja rencana kerja maupun kegiatan yang akan dilakukan oleh elemen masing-masing. Terdapat kemungkinan dari penyampaiannya timbul masukan & saran, juga akan timbul keterpaduan serta kesinergitas, lahir pula langkah yang selaras akhirnya membawa manfaat keberhasilan untuk jam’iyah dan semuanya dengan bentuk yang terarah sesuai program besar Perkumpulan Nahdlatul Ulama,” ungkap Kyai Masduki Thoha.
Terlebih kota Surabaya menurut PCNU Kota Surabaya, merupakan salah satu kota istimewa yang mendapat perhatian dari Perkumpulan NU.
Hal ini terbukti dalam waktu satu tahun, kantor PCNU Kota Surabaya beberapa telah dijunjungi secara khusus oleh Ketua Umum dan pejabat teras PBNU.
Bahkan pada bulan yang lalu, kantor PCNU Surabaya dipilih untuk menjadi tempat rapat nasional yang dilakukan oleh PBNU. Juga pada tahun kemarin, Presiden Joko Widodo juga pernah hadir berkunjung di kantor PCNU Kota Surabaya di jalan Bubutan VI No. 2 tersebut, dengan disambut oleh Rois Aam dan Ketua Umum swrta pejabat teras PBNU lainnya di sela-sela acara peringatan Hari Santri Tahun 2023 di Kota Surabaya.
Selain dilakukan pembahasan evaluasi dan rencana program kerja, di forum Musker ini Ketua PCNU Kota Surabaya menurut kabar juga akan memberi arahan kepada peserta khususnya terkait dengan persiapan pelaksanaan Pilwali kota Surabaya yang dilakukan pada akhir November 2024 tersebut. (Bagus)












