BPKH Gelar Diskusi Pengelolaan Keuangan Haji

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar International Hajj Fund Forum di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu (2/11/2024).

Tujuannya guna mendapatkan masukan demi memperkuat rumusan pengelolaan keuangan haji.

Sejumlah otoritas pengelola keuangan dari sejumlah negara akan turut serta dalam memberikan pandangan-pandanganya untuk bersama-sama menciptakan pengelolaan keuangan haji yang lebih ideal.

“Tujuannya untuk mendapatkan masukan dan diskusi lebih lanjut terkait dengan pengeluaran keuangan haji baik di Indonesia maupun di beberapa tempat di negara muslim lainnya,” ujar Kepala Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah, di Jakarta, Sabtu (2/11/2024).

Forum Haji Internasional berlangsung dalam dua sesi diskusi. Sesi diskusi pertama berfokus pada “Optimizing Hajj Funds: Management Strategies and Risk Mitigation”.

Baca juga  Purbaya Blak-blakan Ungkap 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor Kelapa Sawit

Dalam sesi ini para ahli keuangan dari berbagai negara, termasuk perwakilan dari Saudi Central Bank dan Tabung Amanah Islam Brunei, akan berbagi pandangan tentang strategi pengelolaan dana syariah. “Mudah-mudahan ini bisa menjadikan sebagai forum yang bisa sebagai kolaborasi antara setiap negara untuk bisa melakukan yang terbaik dan optimalisasi dari pengeluaran keuangan hajinya,” kata Fadlul. Sementara pada sesi kedua, perihal pengiriman produk halal Indonesia, khususnya yang mendukung kebutuhan jamaah haji dan umrah.

Peran BPKH dalam mendukung salah satu ekosistem haji dan umrah tersebut menjadi kunci dalam mendorong kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan mitra di Arab Saudi,” katanya. Dengan adanya BPKH sebagai lembaga pengelola dana yang terlibat langsung, lanjutnya, diharapkan terbentuk kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Arab Saudi, yang akan mempercepat proses produk halal Indonesia ke pasar global.

Baca juga  Anggaran Dipangkas, MBG untuk Siswa jadi 5 Hari Saja dalam Sepekan

Hal ini juga, kata Fadlul, demi menciptakan dampak ekonomi yang luas, tidak hanya untuk sektor haji tetapi juga untuk sektor ekonomi Islam secara keseluruhan.

“Forum ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi syariah global. Melalui konferensi ini, diharapkan dapat dihasilkan berbagai inisiatif strategis untuk meningkatkan pengelolaan haji,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *