
Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Jatim bersama Polres Mojokerto Kota kembali menyalurkan bantuan paket sembako bagi korban banjir di Kota Mojokerto, Rabu (11/12/2024).
Waka Polres Mojokerto Kota Kompol Suwarno bersama Pejabat Utama (PJU) melakukan penyisiran ke rumah warga terdampak banjir. Pihaknya memastikan kondisi korban banjir di Kota Mojokerto mendapatkan bantuan dan layanan kesehatan.
“Alhamdulilah untuk siang ini, kita membantu warga yang terdampak banjir dengan memberikan bantuan berupa beras, minyak goreng, air mineral mie goreng dan obat-obatan. Kita lanjutkan untuk melakukan penyisiran bersama Polair jika ada warga yang masih bertahan,” ungkapnya, Rabu (11/12/2024).
Di kesempatan itu Polres Mojokerto Kota juga memberikan imbauan kepada warga yang masih bertahan di rumahnya untuk ke tempat yang lebih aman sehingga bisa terjamin kesehatan dan kebutuhannya.
Waka menjelaskan, kondisi warga terdampak di empat kelurahan di Kota Mojokerto masih aman, belum ada yang sakit.
“Warga masih aman, belum ada yang sakit dan lain sebagainya. Masih bisa tertanggani, baik untuk kebutuhan dan kesehatannya. Namun tetap kita patroli atau terus memantau seluruh daerah terdampak banjir, termasuk dapur umum dan bahan permakanan sudah cukup,” katanya.
Masih kata Waka, dapur umum yang didirikan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mendistribusikan nasi bungkus untuk warga terdampak sesuai kebutuhan. Sementara untuk kesehatan, Tim Dokkes Polres Mojokerto Kota diterjunkan bersama Dinkes PPKB Kota Mojokerto.
“Tim Dokkes Polres Mojokerto Kota dan Dinkes PPKB disebar di titik-titik tertentu sehingga bisa langsung memberikan pelayanan baik itu tensi, yang dibutuhkan warga. Yang parah di sini, iya di 4 kelurahan. Alhamdulilah tidak sampai meluas lagi, semoga tidak turun hujan lagi,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, hujan yang menguyur wilayah Mojokerto sejak beberapa hari yang lalu menyebabkan banjir.
Di Kecamatan Prajurit Kulon misalnya, ada 2.859 warga di empat kelurahan di Kecamatan Prajurit Kulon terdampak banjir.
Di Kelurahan Booto, banjir merendam dua lingkungan yakni Lingkungan Tenggilis dan Blooto. Di Kelurahan Tenggilis ada 505 warga terdampak, sementara di Lingkungan Blooto ada 45 warga terdampak banjir. Di Kelurahan Metikan yakni Lingkungan Cakarayam Baru dengan 900 warga terdampak.
Di Kelurahan Prajurit Kulon merendam Lingkungan Prajurit dengan 340 warga terdampak dan Jayeng dengan 360 warga terdampak. Di Kelurahan Pulorejo merendam tiga lingkungan yakni BC 2 dengan 529 warga terdampak, BC 1 dengan 80 warga terdampak dan Pulokulon dengan 100 warga terdampak.
Selain memberikan bantuan sembako, Pihak kepolisian juga mendirikan Posko Tanggap Bencana di Balong Cangkring, Kelurahan Pulorejo, kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. (Ym)












