Luhut Sebut Program Makan Bergizi Ciptakan Perputaran Ekonomi Desa

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan mengklaim anak-anak antusias terhadap program makan bergizi gratis (MBG) yang kini sudah mulai diterapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di sejumlah wilayah.

“Makan bergizi ini, saya lihat tuh anak-anak bagaimana mereka yang sudah menikmati makan itu. Mereka bilang, ya mereka enggak pernah dapat makan (seperti itu) hanya bawa uang jajan dan beli dan tak jelas. Tapi mereka sangat menikmati dengan ada makan bergizi,” ujar Luhut dalam konferensi pers di Kantor DEN, Jakarta Pusat, Kamis (9/1) siang.

Menurutnya, selain memberikan manfaat kesehatan bagi anak-anak, program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini juga menciptakan perputaran ekonomi di pedesaan.

Baca juga  Rupiah Tembus Rp.17.949 per Dolar, BI Langsung Intervensi Pasar Valas

Dengan adanya permintaan untuk bahan makanan bergizi, masyarakat desa mulai terlibat dalam kegiatan ekonomi seperti menanam sayuran atau memproduksi bahan pangan lokal.

“Saya sudah jelaskan tadi, uang yang berputar di desa itu jadi banyak. Ada kegiatan ekonomi. Orang jadi bikin sayur lah, bikin ini lah. Ini kan baru satu minggu,” tutur dia.

Ia pun menyoroti pentingnya penyesuaian gaji bagi pekerja dalam mendukung keberlanjutan program MBG. Menurutnya, kenaikan gaji yang terlalu tinggi dapat merugikan pelaku usaha, namun di sisi lain, gaji yang terlalu rendah dapat mempengaruhi kesejahteraan pekerja.

Luhut menekankan perlunya menjaga keseimbangan dalam menentukan gaji sambil tetap meningkatkan produktivitas pekerja.

Baca juga  Prabowo Habiskan Anggaran APBN Rp100 Miliar untuk Pengadaan Bantuan Sapi Kurban

“Tapi kita juga punya masalah mengenai ini. Yaitu produktivitas daripada pegawai kita kurang. Jadi berarti ada masalah human capital. Dan ini perlu kita perbaiki,” jelas Luhut. (Bg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *