Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat: Memenuhi Standar Siap Beroperasi

Gubernur Jatim Khofifah berkunjung ke Pasuruan Rabu (2/7). Dia menyatakan gedung Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Pasuruan sudah memenuhi standar dan siap beroperasi saat dirinya meninjau progres renovasi gedung eks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan yang akan dijadikan gedung terkait.

“Gedung SR di Kabupaten Pasuruan ini masuk dalam tipe IA, dan untuk saat ini sudah sangat memenuhi standar serta kelayakan,” kata Khofifah.

Menurutnya, saat ini ada 19 titik SR tipe IA di Jawa Timur yang siap beroperasi pada 14 Juli 2025 mendatang.

Ia menyatakan bahwa kesiapan secara fisik bangunan SR tersebut sangat layak dan memenuhi syarat yang diterapkan pemerintah pusat.

Baca juga  Gubernur Jatim Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Idul Adha

Menurut Khofifah untuk bangunan tersebut hanya kurang satu fasilitas berupa kolam renang sesuai rancangan yang diminta oleh Presiden Prabowo Subianto. Khofifah menyebut nantinya kolam renang di wilayah SR Kabupaten Pasuruan ini dapat dibangun di sisi kiri gedung melihat luas tanah yang memungkinkan untuk dapat dibangun kolam renang.

Selain itu Khofifah juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam mempersiapkan fasilitas gedung SR tersebut. Menurutnya seluruh fasilitas sudah dipersiapkan dengan baik termasuk pembagian ruangan bagi siswa laki-laki dan perempuan demi meningkatkan kenyamanan para siswa.

Ia menyatakan saat ini progres renovasi tersebut telah mencapai 92 persen sementara sebagian peralatan pendukung seperti kasur di asrama telah tersedia dengan kualitas yang layak.

Baca juga  Idul Adha 1447 H, KPPU Pastikan Stok Sapi dan Kambing di Jatim Aman

“Semua ruang kelas, asrama, dapur, dan laboratorium telah dipersiapkan dengan baik. Sementara peralatan pendukung lain akan segera menyusul,” kata Khofifah.

Ia berharap ke depannya para siswa dapat mendapatkan pendidikan terbaik dan berkarakter melalui program tersebut.

Sebagai informasi, SR di Kabupaten Pasuruan direncanakan untuk membuka tiga kelas dengan kuota maksimal 75 siswa yang dibagi ke dalam masing-masing rombongan belajar (rombel) berisi 25 siswa.

SR akan menyediakan pendidikan gratis berkualitas bagi peserta didik yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Peserta didik Desil 1 dan 2 ini adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrim sehingga diprioritaskan memiliki prestasi akademik yang menonjol.

Baca juga  Menjelang Idul Adha YPM Sepanjang Salurkan 86 Hewan Qurban, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Nantinya, seleksi penerimaan akan dilakukan secara bertahap dan dimulai dengan verifikasi status ekonomi sebelum kemudian dilanjutkan dengan tes akademik. Verifikasi terhadap calon peserta didik juga selesai dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan yang juga melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). (Bg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *