Menteri PPPA Kuatkan Budaya Lokal di Peringatan Hari Anak Nasional

Kementerian PPPA menginisiasi penguatan kembali budaya lokal melalui peringatan Hari Anak Nasional.

“Salah satu inisiatif dari kami adalah selama peringatan Hari Anak Nasional ini berjalan, lagu-lagu nasional, lagu-lagu daerah akan kita kembangkan bersama-sama,” katanya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi kepada media jelang perayaan Hari Anak Nasional, Selasa (22/7).

Lebih lanjut, Arifah juga menyoroti ketergantungan gawai atau gadget yang saat ini banyak terjadi di kalangan anak dan remaja. Selain mengembangkan kembali lagu daerah dan lagu nasional, dia juga ingin permainan-permainan tradisional kembali dimunculkan, terutama saat perayaan Hari Anak Nasional pada 23 Juli besok.

Baca juga  Puncak Hardiknas di Jatim Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Murid Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat

“Salah satu solusi yang kami lakukan dari anak-anak ini tidak terfokus pada gadget, salah satunya adalah dengan permainan tradisional. Kami berharap permainan tradisional ini bisa mengalihkan perhatian anak-anak tidak lagi terlalu fokus, jadi waktu itu tidak lagi terlalu banyak pada gadget,” kata Arifah.

Dia prihatin banyak anak Indonesia saat ini tidak hafal lagu-lagu nasional maupun lagu daerah. Bahkan, lagu patriotik seperti “Berkibarlah Benderaku” pun terdengar asing di telinga sebagian generasi muda.

Fenomena ini menjadi perhatian serius

“Ketika kita datang ke beberapa daerah, ada anak-anak gitu ya, ternyata banyak yang tidak hafal [lagu nasional dan daerah]. Apalagi lagu ‘Berkibarlah Benderaku’,” ujar Arifah.

Menurutnya, hal ini jadi pertanda lemahnya ikatan emosional anak terhadap identitas bangsa. (Bg)

Baca juga  Kemendikdasmen Pastikan Bahasa Daerah Harus Hidup di Ruang Kelas hingga Ruang Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *