Demo di DPR Ricuh, Polisi Pukul Mundur Massa

Aparat kepolisian memukul mundur massa demo 25 Agustus di depan kompleks parlemen, DPR Jakarta, dengan menyemprotkan water cannon, Senin (25/8). Demo yang digelar massa ini menyuarakan keadilan tentang kenaikan tunjangan 50 juta anggota DPR. Hingga sore ini, demo ricuh.

Sekitar pukul 12.55 WIB, aparat kepolisian terlihat mulai melepaskan tembakan gas air mata ke arah demonstran. Gas air mata dilontarkan setelah massa demonstran tetap melakukan pelemparan ke arah aparat meski dihalau pakai water cannon.

Mulanya, pembubaran aksi tersebut dilakukan kepolisian mulai sekitar pukul 12.40 WIB. Hal itu terjadi ketika massa aksi mau bergeser dari gerbang utama DPR di Jalan Gatot Subroto ke arah gerbang Pancasila di belakang kompleks parlemen.

Sebanyak 1.250 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi.

“Personel pengamanan 1.250,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan.

Aparat melakukan penyemprotan dengan alasan massa mulai melempar-lempar.
Sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung MPR/DPR RI, Jakarta, hari ini. Lalu lintas (lalin) Jalan Gatot Subroto arah Slipi ditutup. 

Berdasarkan pantauan massa aksi terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk ojek online dan ada pula yang diduga pelajar, karena menggunakan baju putih-abu dan mahasiswa. (Bg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *