Haul Berlangsung Khidmat, Ribuan Santri dan Alumni Ngalab Berkah Almaghfurlah KH M. Hasyim Latief  

Sidoarjo – Ribuan alumni dan santri di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) menghadiri puncak Haul ke-21 KH M. Hasyim Latief, pendiri YPM, yang dipusatkan di Kompleks YPM Megare, Taman, Sidoarjo.

Haul kali ini mengusung tema “Menjalin Silaturahim, Memperkuat Rantai Sanad dan Nasab.” Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan khataman Al-Qur’an, dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah dan pembacaan Ratibul Haddad yang dipimpin oleh Aslam Khitami, salah satu putra KH M. Hasyim Latief.

Setelah sholat Isya berjamaah, acara dilanjutkan dengan pembacaan Yasin dan tahlil, sholawat, sambutan, serta ceramah agama.

Baca juga  Dinas Pendidikan Jatim Siapkan Skema Beasiswa Siswa yang Tidak Masuk SMA Negeri

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif Sepanjang, H. Ahmad Makki, menyampaikan bahwa KH Hasyim Latief adalah sosok yang menjadikan cinta sebagai landasan dalam menjalin hubungan dengan siapa saja, khususnya cinta kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Hal inilah yang menjadikan beliau kerap dipercaya sebagai penengah dalam berbagai persoalan.

“Dalam sejarah NU, Abah Hasyim sering diberi amanah menjadi penengah, bahkan memimpin di situasi genting. Beliau adalah Ketua Muktamar NU di Situbondo yang menghasilkan keputusan penting: NU kembali ke khittah dan menerima Pancasila sebagai asas organisasi. Begitu pula saat Muktamar NU di Cipasung yang juga berlangsung dalam situasi genting karena campur tangan pemerintah, Abah Hasyim dipercaya menjadi Ketua Sidang yang menentukan Rais Aam NU,” jelas Ahmad Makki.

Baca juga  Kemendikdasmen Tegaskan Anak Usia di Bawah 7 Tahun Bisa Masuk SD

Sementara itu, dalam ceramanya, KH Rojih Ubab Maimun, pengasuh Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Anwar 2, Sarang, Rembang, menyampaikan bahwa ulama akan terus dikenang karena peninggalan perjuangannya.

“KH Hasyim Latief dikenal karena perjuangannya di bidang pendidikan. Karena itu, beliau akan terus mendapatkan kiriman doa dan pahala jariyah. Maka, sudah menjadi kewajiban bagi para santrinya untuk melanjutkan perjuangan tersebut,” terang KH Rojih.

Yang menarik, seperti disampaikan oleh Ketua Panitia, Zainul Fuad, para jamaah haul disuguhi makanan khas polo pendem. Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan 6.000 paket nasi kotak dan minuman untuk jamaah, lengkap dengan kopi dan teh yang tersedia di berbagai tenda di sekitar lokasi acara.

Baca juga  Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Siapkan Lulusan Tembus Pasar Kerja Global

“Karena acara berlangsung sejak pagi dan jamaah mulai berdatangan sejak siang, kami siapkan konsumsi yang cukup, termasuk polo pendem sebagai bentuk pelestarian tradisi,” kata Zainul Fuad. Acara haul ini berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri ribuan alumni dan santri lintas generasi. Jamaah mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 22.00 WIB, usai doa penutup dilantunkan. (smaydas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *