Kemenkes Catat Secara Nasional Penduduk Jakarta di Atas 15 Tahun Terbanyak Alami Depresi

Kementerian Kesehtaan menegaskan, tercatat 1,5 persen penduduk DKI Jakarta berusia di atas 15 tahun mengalami depresi. Angka ini berada di atas rata-rata nasional.

Secara nasional, prevalensi angka depresi di Indonesia hanya tercatat 1,4 persen.

“Terkait data gangguan depresi, rata-rata nasional 1,4 persen, DKI Jakarta sedikit lebih tinggi, 1,5 persen,” ujar Ketua Tim Kerja Deteksi Dini dan Pencegahan Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA Kementerian Kesehatan Yunita Arihandayani Sabtu (22/11).

Adapun masalah kesehatan jiwa pada usia di atas 15 tahun masuk ke dalam peringkat kedua dari 10 penyakit tertinggi. Jawa Barat menjadi daerah dengan prevalensi penduduk dengan masalah kesehatan jiwa tertinggi.

Baca juga  ICTOH ke-11, Ajak Generasi Muda Jauhi Bahaya Rokok

Prevalensi masalah mental di Jawa Barat tercatat sebesar 4,4 persen. Sementara DKI Jakarta berada di angka 2,2 persen. Angka ini juga berada di atas rata-rata nasional sebesar 2 persen.

Tak hanya itu, Yunita juga mengatakan, hanya sedikit orang yang memiliki masalah kesehatan jiwa tergerak untuk mencari pertolongan profesional.

Tercatat, hanya 0,7 persen orang dengan gangguan cemas dan 12,7 persen orang dengan depresi yang mencari pengobatan.

Salah satu pasalnya adalah tentang kurangnya kesadaran diri. Masih adanya stigma negatif soal kesehatan mental juga turut membuat orang enggan mencari pertolongan.

“Misalnya, sering dibilang orang yang sedih terus, orang yang enggak punya semangat, dibilang kurang kuat iman,” kata Yunita. (Bg)

Baca juga  Wamenkes RI UNAIR, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Riset Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *