YPM Sepanjang, 3 Desember 2025 — Yayasan Pendidikan dan Ma’arif (YPM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan Workshop Pengolahan Data Hasil Belajar Murid yang digelar di Kompleks YPM Sepanjang. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan guru dari seluruh lembaga pendidikan YPM, mulai jenjang SMP, SMA hingga SMK, termasuk SMA YPM 2 Sukodono (SMAYDAS).
Disampaikan oleh Ir Ahmad Makki, M.T., Ketua Yayasan Pendiidkan dan Ma’arif (YPM) bahwa Workshop ini merupakan tindak lanjut atas temuan penting mengenai menurunnya nilai Matematika TKA SMA/SMK tahun 2025. Menanggapi tantangan tersebut, YPM telah menerapkan program MPLS selama dua bulan dengan fokus penguatan kompetensi melalui pembelajaran MatDas (Matematika Dasar) bagi seluruh siswa baru.
Ditambahkan bahwa program MatDas tidak hanya diberikan melalui pembelajaran konsep, tetapi juga melalui pendekatan analisis berbasis data. Selama MPLS dua bulan, hasil belajar siswa diolah menggunakan aplikasi SPSS sehingga kelemahan dan kekuatan numerasi dapat diidentifikasi secara objektif.
Melalui pengolahan data tersebut, YPM berhasil menunjukkan bahwa solusi MatDas dalam MPLS memberikan dampak yang terukur, teruji, dan dapat dipertanggungjawabkan. Temuan ini sekaligus memperkuat penyusunan kebijakan akademik dan menjadi salah satu bentuk branding sekolah berbasis data kepada wali murid.
Di akhir sambutannya, Ahmad Makki, M.T., ketua YPM, menegaskan bahwa pengelolaan data bukan hanya kebutuhan administratif, tetapi juga modal penting dalam memberikan pelayanan kepada wali murid.
“Kami berharap seluruh temuan dan praktik baik yang dihasilkan dari MPLS dua bulan dapat digetok-tularkan kepada bapak ibu guru. Penguasaan pengelolaan data sangat penting agar sekolah mampu memaparkan hasil belajar dan peningkatan siswa dalam bentuk data yang jelas, akurat, dan mudah dipahami wali murid,” jelasnya.
Workshop kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pengolahan data hasil belajar serta simulasi penyajian data kepada wali murid.
Dengan terlaksananya workshop ini, YPM berharap setiap pendidik mampu mengaplikasikan pengelolaan data secara profesional sehingga program MatDas dan MPLS dua bulan dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi siswa dan memperkuat mutu sekolah.
Sementara itu, Deni Ramadhani, S.kom, salah satu peserta dari SMAYDAS workshop seperti sangat penting karena mmebuka cakrawala baru betap pentingnya memahamka kepada murid baru tentang Matdas serta menganalisis data kemampuan murid.
“Dalam mengambil kebijakan, peran data begitu vital. Karena itu, workshop pengolahan data seperti ini menjadi begitu penting,” jelas Deni. (jursmaydas)






