Tanah longsor terjadi di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Jawa Barat, pada Jumat (2/1/2026), sekitar pukul 14.30 WIB. Belum diketahui penyebab longsor tersebut.
Pranata Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan ada 6 warga tertimbun material longsoran. Dari jumlah itu dua warga berhasil selamat.
“Yang tertimbun 6 jiwa. Dua selamat dan empat masih dilakukan pencarian,” kata Hadi, Jumat (2/1/2026).
Saat ini petugas BPBD dan aparat gabungan masih mencari korban yang tertimbun.
Ia menuturkan petugas BPBD masih berada di lapangan melakukan asesmen dan evakuasi. Termasuk mengetahui penyebab dan kronologis bencana yang menimbun empat warga setempat.
“Empat orang warga tertimbun masih dalam pencarian,” kata dia.
BPBD saat ini tengah melakukan proses evakuasi untuk mencari keberadaan empat orang yang tertimbun. “Tim masih penanganan,” kata dia.
Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengatakan kondisi di lokasi kejadian saat ini tengah hujan deras. Ia menyebut tim tengah melakukan proses evakuasi dan pencarian kepada korban.
“Di sini lagi hujan,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung Teguh Rahayu melanjutkan satu pekan ke depan cuaca di wilayah Jawa Barat berpotensi berawan di pagi hari. Selain itu, berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang antara siang sore dan malam hari.
“Saat ini Jawa Barat termasuk Bandung Raya sudah memasuki musim hujan. Dengan puncak musim hujan bervariasi mulai dari November 2025 hingga Maret 2026,” kata dia.
Pihaknya juga mengingatkan waspada potensi gelombang tinggi di perairan Selatan Jawa Barat dengan ketinggian antara 0,5 meter hingga 2 meter.
“BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam sepekan ke depan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan,” kata dia. (Ym)












