Baznas RI-MUI Kolaborasi Pulihkan Sumatera

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjalin kerja sama dalam Program Sedekah Pendidikan untuk disalurkan kepada para korban bencana, khususnya di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Pimpinan Baznas RI Idy Muzayyad menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Baznas dan MUI yang diresmikan dengan dana sedekah awal sebesar Rp600 juta.

“Dana Rp600 juta ini akan disalurkan untuk Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, dan nanti fokusnya untuk biaya pendidikan korban dan sekolah-sekolah di sana yang terdampak bencana,” kata Idy dalam keterangan di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Baca juga  RI Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Stok Dipastikan Aman

Pihaknya memiliki tim Baznas Tanggap Bencana (BTB), dimana MUI juga memiliki Muslim Disaster Rescue, sehingga kolaborasi tersebut akan berdampak positif dan mendatangkan kemaslahatan bagi umat.

“Jika Baznas Tanggap Bencana ini dikolaborasikan dengan tim Muslim Disaster Rescue milik MUI, ini akan menjadi potensi yang luar biasa bagi kemaslahatan umat,” ucapnya.

Selain itu Idy menilai kerja sama ini sangat penting untuk memperkuat legitimasi dan jangkauan dakwah dalam setiap aksi kemanusiaan, sehingga kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya sebatas pada program-program kebencanaan saja, melainkan juga program-program lain yang ada di Baznas.

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI Bidang Bencana Mabroer mengatakan kerja sama dengan Baznas dikemas dalam Program Sedekah Pendidikan, yang secara khusus menyasar anak-anak korban bencana dan lembaga pendidikan swasta, seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) serta pesantren yang bukan milik negara, sehingga seringkali kesulitan bangkit secara mandiri pascabencana.

Baca juga  AHES Siapkan 1.900 Porsi Makanan Tiap Hari untuk Jemaah Haji

“Bantuan ini memang tidak menyelesaikan masalah, tapi kita berharap ini menjadi salah satu stimulan untuk masyarakat umum agar mereka tetap mendapatkan perhatian secara serius, karena sekolah-sekolah swasta di daerah bencana ini sangat tidak berdaya,” ujarnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *